









Di tengah derasnya arus media sosial, seorang muslim perlu bijak memilih aktivitas yang bermanfaat. Khutbah Jumat ini mengajak kita merenungkan hadis Nabi tentang pentingnya meninggalkan hal yang tidak berarti dan mengisi waktu dengan kebaikan. اَلْحَمْدُ لِلّهِ، نَحْمَدُكَ اللَّهُمَّ عَلَى مَا هَدَيْتَنَا لِطَرِيْقِكَ القَوِبْمِ وَفَقَّهْتَنَا فِي دِيْنِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، نُصَلِّى وَنُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الـمُصْطَفَى، وَأَلِهِ وَصَحْبِهِ […]

Menjaga lingkungan bukan sekadar kepedulian sosial, tetapi bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di bumi. Ketika alam rusak, kita semua turut merasakan akibatnya.

Ketika masalah datang dan semua jalan terasa buntu, kepada siapa kita mengadu? Khutbah Jumat ini mengajak kita mengingat kembali bahwa Allah selalu dekat, mendengar doa, dan membuka pintu rahmat bagi hamba-Nya.

Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang penuh dengan kegelisahan dan ketidakpastian. Namun, Islam mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh membiarkan dirinya larut dalam kekhawatiran. Lalu, bagaimana seharusnya kita menyikapi kondisi sulit yang kita hadapi? Marilah kita renungkan bersama melalui khutbah Jumat kali ini. Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang […]

Islam mengajarkan umatnya untuk hidup mandiri melalui ikhtiar, kerja keras, dan tawakal kepada Allah. Khutbah Jumat ini mengulas pentingnya mencari rezeki yang halal dengan meneladani para nabi.

Aturan penggunaan seragam muslim melalui SE di SDN 02 Cikini merupakan bentuk pemaksaan (coercion) terhadap kebebasan individu dalam ekspresi beragama/berkeyakinan. Terlebih lagi, ini dikeluarkan oleh sekolah publik yang siswanya memiliki latar belakang agama yang beragam.

Kebutuhan ada batasnya, sedang kerakusan tidak ada batasnya.

al-Qur’an menyediakan dirinya untuk menjadi petunjuk bagi siapapun, termasuk kita yang bukan siapa-siapa ini.

Alam raya merupakan manifestasi Tuhan. Menjaga alam raya bukan hanya karena mereka dibutuhkan manusia, tapi karena cinta terhadap alam raya. Cinta ini tumbuh tanpa tanya apa dan mengapa. sebagaimana mawar yang sedang mekar, ia mekar tanpa alasan mengapa ia mekar.

Jagad raya merupakan tanda (sya’air) bagi orang-orang beriman untuk menghormatinya. Sedangkan, tradisi Kekristenan, St. Francis of Assisi berpandangan bahwa jagad raya adalah 'unity'. Bahwa rahmat Tuhan itu hadir untuk seluruh mahkluknya, dan tidak terkhusus kepada manusia saja

Jaringan Gusdurian menyatakan sikap untuk mengutuk aksi kekerasan yang terjadi dalam demonstrasi 11 April 2022.

Alasan dari perasaan cinta itu adalah tanpa adanya alasan.

Rasio kita tidak mungkin sanggup memahami esensi Allah berdasarkan hukum-hukum rasio inderawi manusia.

Jika Tuhan menciptakan makhluk yang lebih kecil dari manusia untuk menunjukkan keagungan-nya, itu bukan sesuatu yang memalukan, tapi sesuatu yang menakjubkan.

Mereka yang keluar dari jebakan rutinitas Ramadan, mereka itulah yang berhasil memperbarui spirit cinta-Nya setiap hari.
