[Cerpen] Mandi Terakhir
Ibu memandangiku sejenak dan bergumam lirih “Nak, engkau harus sekolah yang tinggi agar bisa meraih cita-citamu nanti”. Setelah itu ia beranjak keluar kamar dan menutup daun pintu tanpa suara.
Ibu memandangiku sejenak dan bergumam lirih “Nak, engkau harus sekolah yang tinggi agar bisa meraih cita-citamu nanti”. Setelah itu ia beranjak keluar kamar dan menutup daun pintu tanpa suara.
![[Cerpen] Mandi Terakhir](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/08/Untitled-design-9-1-825x510.png)
![[Cerpen] Mandi Terakhir](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/08/Untitled-design-9-1-825x510.png)