Setiap Kita Diberi Kesempatan Mengalami Mukjizat
Mukjizat (miracle) sebagai sebuah peristiwa yang tidak biasa jika dilihat dari perspektif “keajegan” hukum alam.
Mukjizat (miracle) sebagai sebuah peristiwa yang tidak biasa jika dilihat dari perspektif “keajegan” hukum alam.


Penggunaan nazala dan derivasinya dengan makna “turun” itu dimaksudkan sebagai sebuah pengagungan akan kemahakuasaan dan kemahabesaran Tuhan, bukan hendak menunjukkan Tuhan berada di suatu tempat “di atas atau tinggi”, dan dari sana Dia menurunkan wahyu-Nya


Allah ada dimana-mana. Dia ada di setiap ruang dan waktu, dan tidak di ruang dan waktu tertentu saja. Akan tetapi, istilah ada dimana-mana itu tidak dalam arti menempati ruang dan waktu, karena ruang dan waktu yang merupakan bagian dari sifat alam ini adalah ciptaan-Nya. Melainkan dalam arti sifat-Nya. Atau bisa dikatakan, meminjam istilah kaum Sufi, Allah “meliputi” Ruang dan Waktu. Karena Dia Maha Meliputi (Muhithun bikulli syai’).

