Jangan [Lupa] Mandi

Joko Pinurbo (Jokpin) menulis puisi tentang “Lupa”. Puisi ini terdapat dalam buku kumpulan puisinya yang berjudul “Telepon Genggam” terbit pada tahun 2003. Pada bagian akhir puisi, hanya terdiri dua baris: yang pertama berupa pertanyaan retorik: Adakah yang benar-benar habis digerogoti lupa? yang kedua saya kira murni tentang sebuah pernyataan definitif: “lupa: matawaktu yang tidur sementara”. […]