



Menurut bahasa, mabit berarti bermalam. Menurut istilah mabit di Muzdalifah ialah bermalam atau berhenti sejenak di Muzdalifah pada malam tanggal 10 Żulḥijjah dalam rangka memenuhi ketentuan manasik haji.
Mabit di Muzdalifah dilaksanakan setelah selesai wukuf di Arafah dan waktunya dimulai setelah Maghrib sampai terbit fajar tanggal 10 Żulḥijjah. Cara pelaksanaannya dapat dilakukan sesaat lewat tengah malam. Imam Nawawi menyatakan, bahwa seseorang yang meninggalkan mabit di Muzdalifah tanpa użur, maka ia dikenakan dam. Sebaliknya, jika tidak mabit di Muzdalifah karena użur, maka tidak dikenakan dam
Beberapa pendapat ulama tentang mabit di Muzdalifah
Adapun hikmah Bermalam di Muzdalifah
فَإِذَا أَفَضْتُم مِّنْ عَرَفَاتٍ فَاذْكُرُوا اللَّهَ عِندَ الْمَشْعَرِ الْحَرَامِ ۖ وَاذْكُرُوهُ كَمَا هَدَاكُمْ وَإِن كُنتُم مِّن قَبْلِهِ لَمِنَ الضَّالِّینَ ﴿﴾ ثُمَّ أَفِیضُوا مِنْ حَیثُ أَفَاضَ النَّاسُ وَاسْتَغْفِرُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَّحِیمٌ
Artinya: “Maka apabila kamu telah bertolak dari Arafah, berzikirlah kepada Allah di Masy`aril Haram. Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah sebagaimana yang ditunjukkan-Nya kepadamu; dan sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orang-orang yang sesat. Kemudian bertolaklah kamu dari tempat bertolaknya orang-orang banyak (Arafah) dan mohonlah ampun kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.
Makna muzdalifah adalah tempat mendekat dan berkumpulnya manusia. Itulah alasan penamaannya. Allah SWT befirman, “Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain” (QS. asy-Syu`ara [26]: 64). Maksud didekatkan adalah dikumpulkan. Ada pendapat lain bahwa arti Muzdalifah adalah tempat berkumpulnya Adam dan Hawa. Ada juga yang berpendapat disebut Muzdalifah karena merupakan tempat mendekat manusia dari Mina. Secara derivasi seperti digunakan dalam ayat, “Dan sesungguhnya dia memiliki kedudukan yang dekat di sisi kami” (QS. Shad [38]: 40). Mahabenar Allah dengan segala firman-Nya. (mmsm)
Direktur Pascasarjana UIN SATU Tulungagung; Pengasuh Pondok Pesantren Modern Darul Akhwan Tulungagung; Konsultan Ibadah Haji Daerah Kerja Mekkah 2022