Sel-Sel NII (Bagian IV)
Untuk urusan akidah, belajarlah ke NU. Soal manajemen, belajarlah ke Muhammadiyah. Untuk ruhul jihad, belajarlah ke Persis.
Untuk urusan akidah, belajarlah ke NU. Soal manajemen, belajarlah ke Muhammadiyah. Untuk ruhul jihad, belajarlah ke Persis.


Faksi Fi Sabilillah adalah pewaris ideologi NII yang menyerukan jihad qital (perang fisik) untuk menegakkan hukum Allah.


Saya mengamati, faksi fillah sudah lumpuh. Tidak ada agenda politik yang mengancam. Sisa-sisa kejayaannya hanya bendera NII, yang dipajang di kediaman keluarga Bakar Misbah.


Cita-cita DI/NII itu sudah redup di generasi cucu. Mereka bahkan tidak banyak tahu seputar perjuangan kakeknya. Mereka cuma ingin hidup tenteram, tanpa stigma.


Islam telah mengajarkan untuk berbuat baik dengan tetangga meskipun ia berbeda agama, suku, etnis dan sebagainya.


Ketakutan yang hakiki adalah menurut siapa dan dari arah mana seorang itu memandang ketakutannya


Pada batas tertentu identitas keislaman dipegang teguh, dan di sisi lain, tak perlu menganggap rendah budaya etnis, juga tak perlu menganggap etnis tertentu paling unggul.


Seorang intelektual yang berpengetahuan dan berpendidikan sudah seharusnya memiliki moral etik sebagai penyemibang untuk menghindari sikap arogan.


Nasihat itu perlu dilakukan berulang kali supaya orang yang dinasihati mengerti dan paham dengan maksudnya.


Meski teknologi berkembang begitu cepat, namun perkembangan tersebut tidak akan bisa menggantikan aspek spiritualitas dalam agama.

