




Dengan shalat kita
mendekat
pada Yang Mahabesar
yang karena terlampau
dekat
sampai-sampai tak
terlihat
Lalu, kita menjauh
setelah mendapat
karena yang
dibutuhkan
ternyata puas di dalam
jasad
sekadar tahu setelah
membaca abjad
Dengan ilmu dan
teknologi
dibuatlah percepatan
dan pemampatan
merancang dan
melampaui imajinasi
yang tak terbayangkan
pernah terjadi
Lalu, datanglah wabah
dan jerah
sampai-sampai kita
harus meringkuk
takut pada yang
mahakecil dan
mahaentah
ngumpet seperti curut,
di pojok rumah
Hai Manu, cuma gitu
aja?
Betapa recehnya
dirimu!
–Sumenep, 09/04/2020–