Redaksi Redaksi Arrahim.ID

Buku Pedoman Implementasi Moderasi Beragama Kementerian Agama

1 min read

Penulisan buku pedoman implementasi moderasi beragama ini diinisiasi pasca-diskusi bersama Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA (Direktur Jenderal Pendidikan Islam) mengenai pentingnya mendesain implementasi moderasi beragama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Dirjen meminta pokja untuk segera menyusun—semacam—“Buku Pedoman” yang dapat dijadikan acuan dalam mengimplementasikan moderasi beragama di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dan lembaga pendidikan di bawah binaannya.

Kementerian Agama perlu menjelaskan kepada masyarakat mengenai pentingnya memberikan penjelasan tentang pokok-pokok ajaran agama. Sehingga, masyarakat dapat membedakan dengan jelas mana ajaran pokok (ushul) dan mana yang cabang (furu’).

Sebenarnya, pada level Kementerian, telah disusun buku tentang Moderasi Beragama. Namun, buku tersebut hanya berhenti pada kerangka konseptual moderasi beragama dan pengalaman Kementerian Agama selama ini.

Maka dari itu, kami memandang konsep dalam buku tersebut belum operasional, sehingga diperlukan buku pedoman pada level Direktorat Jenderal. Pengetahuan operasional ini penting untuk dijadikan pedoman untuk menilai satu perbuatan apakah layak masuk ke dalam pelecehan/penistaan ajaran agama atau bukan.

Penulisan ini berlangsung cukup dinamis.Intensitas diskusi mempersiapkan buku ini cukup tinggi dalam rangka penggalian data dan pemetaan informasi awal,hingga penentuan tema-tema yang akan diuraikan dalam buku ini. Dengan melibatkan para praktisi pendidikan yang juga memiliki penguasaan atas turats, maka hasi ltulisan menjadi kaya perspektif.

Hal lain yang mendasari pentingnya buku ini adalah bahwa dalam pengamatan saya selama ini, diseminasi moderasi beragama di tengah masyarakat pendidikan berlangsung sporadis dan belum jelas arahnya.

Seseorang mendiseminasikan moderasi sesuai perspektifnya masing-masing. Tidak aneh jika antara wilayah satu dengan yang lainnya berbeda-beda, namun dianggap sudah moderat. Nah, panduan implementasi moderasi ini menjadi menemukan momentumnya.

Baca Juga  Ada Referensi Hilal Awal Zulhijjah 1441H Terlihat di Indonesia

Dengan adanya buku ini pula, diharapkan  tidak mudah memberikan label kepada seseorang dengan radikal, ekstremis, konservatif atau pun liberal. Tolok ukur atau pun indicator yang ada dalam buku ini cukup jelas untuk selanjutnya diterjemahkan pada level aksi di bidang pendidikan.

Kami menyampaikan apresiasi kepada Pokja Implementasi Moderasi Beragama, di mana sejak ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, secara intensif mengawal produk produk moderasi termasuk terwujudnya buku ini.

Kami yakin, sejarah akan berterimakasih dengan terbitnya buku ini. Apa yang terjadi hari ini adalah hasil dari kerja lima sampai dengan sepuluh tahun yang lalu.

Begitu juga sebaliknya, apa yang kita lakukan selama ini baru akan dirasakan dampaknya lima sampai dengan sepuluh tahun ke depan.  Semoga bermanfaat bagi pengetahuan umat.

Sekretaris,
Dr. Imam Safe’i, M.Pd

Berikut link download buku Panduan 

Redaksi Redaksi Arrahim.ID