Redaksi Redaksi Arrahim.ID

Fatimah Al Zahrah: Periode Kemiskinan Berbahaya Bagi Perempuan Menstruasi

55 sec read

Salah satu isu perempuan yang menjadi konsentrasi dari dosen asal Malaysia ini adalah periode kemiskinan yang dialami oleh perempuan. Periode kemiskinan ini berdampak pada persoalan politik, ekonomi, kesehatan, dan edukasi. 

Dampak yang paling kentara dari periode kemiskinan itu terjadi pada perempuan yang sedang menstruasi. Jika perempuan sedang berada pada masa kemiskinan maka ia tidak bisa mendapat fasilitas yang layak.

“Perempuan menstruasi pada periode kemiskinan tidak mendapat pengetahuan yang cukup tentang menstruasi, produk apa (pembalut, red) yang berkenaan dengan menstruasi, toilet khusus, atau fasilitas lainnya,” ujarnya.

Persoalan semacam ini rentan terjadi pada masyarakat dengan ekonomi rendah. Mereka tidak mendapat pengetahuan dan informasi tentang menstruasi, produk pembalut yang sehat untuk menstruasi, dan air bersih. Persoalan ini kemudian berimbas pada anak yang sedang menimba ilmu di bangku sekolahan. Anak-anak tersebut pada akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan ke sekolah.

“Makanya banyak kasus pernikahan dini,” imbuhnya.

Selain itu, persoalan lainnya adalah anggapan atau stigma terhadap darah menstruasi. Darah menstruasi dianggap sebagai darah kotor. Menurutnya hal itu merupakan hasil dari pemahaman yang salah tentang darah menstruasi.

Oleh karenanya, Dr. Phil Fatimah Al Zahrah ikut serta dalam gerakan Peduli Merah. Istilah “merah” diambil dari warna darah menstruasi. Tujuanya adalah untuk menyadarkan bahaya seseorang ketika berada di periode kemiskinan. Gerakan ini akhirnya mendapat dukungan dari NGO dan pemerintah. Salah satu buktinya adalah adanya bantuan terhadap korban bencana alam dalam bentuk pemberian pembalut bagi perempuan.

Perkataan tersebut disampaikan dalam Online International Seminar “Building International Cooperation to Reinforce Commitments s and Practices of Islam as Rahmatan Lil ‘Alamin”, pada hari Rabu (26/1/2022). Kegiatan tersebut digelar oleh INFID, PP Muhammadiyah, dan PBNU. (MMSM)

Baca Juga  GUSDURian Peduli Memberikan Bantuan Ambulance Laut Untuk Warga Daerah Kepulauan di Indonesia
Redaksi Redaksi Arrahim.ID