Berani “Memasak” Gagasan Sendiri
Problem pada umumnya, sarjana Islam cenderung malas dan menikmati semacam intellectual complacency, kenyamanan pemikiran dengan cara mengutip teori, konsep, gagasan yang sudah "siap santap" yang berasal dari Barat.
Problem pada umumnya, sarjana Islam cenderung malas dan menikmati semacam intellectual complacency, kenyamanan pemikiran dengan cara mengutip teori, konsep, gagasan yang sudah "siap santap" yang berasal dari Barat.

Saya tidak percaya Tuhan, tetapi saya menyukai orang-orang beragama. Saya datang ke sini untuk menikmati kehangatan komunitas, bertemu dengan orang-orang yang menyenangkan.

[Dr. Faqihuddin Abdul Kodir] Pertanyaanya, jika Cak Nur cukup elegan membuat gambaran Islam bagi mereka yang modernis, progresif, dan ngintelek, apa dan bagaimanakah mendakwahkan agama untuk mereka yang nyaring itu, yang sekarang semakin diechokan oleh media sosial dan internet. Ini umat kita juga, dan jumlahnya, katanya, jauh lebih banyak. Gimana Mas?"
