Angga Arifka Alumnus Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Sunan Ampel Surabaya, tinggal di anggaarifka[dot]com

Permadani Keindahan Seni Islam: Menelusuri Relasi Islam, Seni, dan Estetika

2 min read

seni islam
sumber: islamicartssociety.org

Islam, dengan keyakinan, praktik, dan kekayaan ekspresi budayanya, secara historis telah menempa relasi unik antara seni dan spiritualitas. Keterkaitan antara Islam, seni, dan estetika sangatlah mendalam, tidak hanya mencerminkan kreativitas artistik, melainkan juga landasan spiritual dan filosofis yang mendalam dari keimanan.

Relasi tersebut terwujud dalam berbagai bentuk seni, arsitektur, kaligrafi, dan seni dekoratif, yang kemudian menciptakan bahasa visual yang hidup dan beragam yang terus memikat dan menginspirasi.

Tak bisa dipungkiri bahwa landasan seni dalam Islam sangat terkait dengan konsep tauhid atau keesaan Tuhan. Keyakinan mendasar ini membentuk kesenian dalam Islam, yang menekankan kesatuan, harmoni, dan sifat transendental ketuhanan.

seni islam
sumber: en.wikipedia.org

Seni Islam sering kali menghindari representasi makhluk hidup, berusaha mengekspresikan ketuhanan melalui pola geometris yang rumit, arabesque, dan kaligrafi. Secara historis, larangan penggambaran makhluk hidup dalam konteks keagamaan ini bermula dari keinginan untuk menghindari penyembahan berhala dan mengarahkan fokus pada hal-hal spiritual daripada material.

seni islam
Sumber: 1001inventions.com

Salah satu bentuk seni Islam yang paling menonjol adalah arsitektur Islam, dari kubah dan menara masjid yang megah hingga desain rumit dan kompleks yang menghiasi istana dan madrasah. Arsitektur Islam merupakan bukti perpaduan estetika dan keimanan.

seni islam
sumber: asiasociety.org

Pola geometris, yang sering terlihat pada ubin, mosaik, dan ukiran rumit, melambangkan sifat Tuhan yang tak terbatas dan keterhubungan seluruh ciptaan. Penggunaan simetri dan pengulangan yang indah dalam arsitektur Islam tidak hanya dengan gamblang menunjukkan penguasaan teknis, melainkan juga berfungsi sebagai metafora tatanan kosmis dan kesempurnaan ilahi.

Kaligrafi, yang dikenal sebagai seni tulisan indah, menempati posisi khusus di dalam kesenian Islam. Aksara Arab, khususnya ayat-ayat Al-Qur’an, dihormati dan dirayakan melalui komposisi kaligrafi yang rumit.

Baca Juga  Yuk Jadi Ayah yang Ikut Serta Menciptakan Nilai-Nilai Keadilan dan Perdamaian
seni islam
sumber: pinterest.com

Para ahli kaligrafi dengan cermat menyusun ayat-ayat Al-Qur’an atau sabda Nabi Muhammad dalam berbagai naskah, mengubahnya menjadi karya seni yang menakjubkan dan menggugah secara visual. Keunikan huruf serta susunan ritmenya menyampaikan rasa keindahan spiritual dan penghormatan terhadap kata-kata suci atau sakral. Dengan demikian, kaligrafi telah menjadi wahana ekspresi seni dan pesan keagamaan.

Selain itu, seni Islam mencakup beragam seni dekoratif, termasuk tekstil, keramik, kerajinan logam, dan manuskrip iluminasi. Desain yang rumit—yang sering kali menampilkan motif geometris, arabesque, dan pola bunga—menghiasi benda-benda, mencerminkan kecanggihan dan kehalusan keahlian para seniman muslim.

seni islam
sumber: visit-seville.com

Baik itu karpet Persia yang rumit, ubin Andalusia yang semarak, atau karya logam indah dari Kekaisaran Utsmani, kreasi artistik para seniman muslim menunjukkan perpaduan keindahan, fungsionalitas, dan simbolisme spiritual.

Estetika seni Islam tidak sekedar hiasan belaka, melainkan ia menancap kuat pada prinsip filosofis dan spiritual. Konsep keindahan (jamil) mempunyai tempat khusus dalam konstelasi pemikiran Islam.

Keindahan dipersepsikan sebagai cerminan sifat-sifat ketuhanan, menekankan keseimbangan, proporsi, kelembutan, dan harmoni. Pencarian keindahan dalam seni Islam terkait erat dengan perjalanan menuju pencerahan spiritual, yang menekankan pada kontemplasi dan transendensi dunia material.

seni islam
sumber: islamicity.org

Lebih lanjut, keragaman dalam seni Islam mencerminkan sifat umat Islam yang beragam, mencakup berbagai budaya, tradisi, dan pengaruh adat. Baik itu desain rumit Asia Tengah, pola geometris Timur Tengah, atau warna-warna cerah seni Afrika Utara, seni Islam memamerkan kekayaan gaya dan ekspresi artistik setempat.

Keberagaman tersebut tidak hanya menyoroti kemampuan beradaptasi seni Islam, tetapi juga merupakan bukti universalitas prinsip-prinsip esensialnya. Pada masa kini, seni rupa Islam terus berkembang dengan tetap mempertahankan esensinya.

seni islam
sumber: edition.cnn.com

Seni Islam tidak terbatas pada masa lalu. Ia terus menginspirasi kreativitas kontemporer dan pertukaran budaya. Di era digital, platform media sosial dan konektivitas global telah memfasilitasi pertukaran dan penyebaran seni Islam, sehingga memungkinkan seniman dari berbagai latar belakang untuk terlibat dan mengambil inspirasi dari warisan budaya Islam yang kaya.

Baca Juga  Pelibatan Pemuda dalam Kegiatan RAN PE
sumber: kawarthanow.com

Aksesibilitas tersebut telah memantik perbincangan dan kolaborasi baru, yang mengarah pada interpretasi inovatif dan adaptasi bentuk seni tradisional Islam. Melalui pameran, lokakarya, dan forum daring, generasi seniman baru mengeksplorasi persinggungan seni Islam dengan isu-isu kontemporer, menciptakan karya-karya menggugah pikiran yang mencerminkan dinamisme dan relevansi tradisi seni Islam di dunia modern.

sumber: villa-albertine.org

Para seniman mengeksplorasi medium, teknik, dan interpretasi baru, untuk menjembatani dunia tradisional dengan dunia modern. Gaung seni Islam tetap bertahan di kancah seni global, mendorong dialog dan pemahaman lintas budaya, mulai dari ahli kaligrafi yang bereksperimen dengan gaya inovatif hingga seniman kontemporer yang menggunakan motif islami dalam instalasi multimedia.

Tak dapat dielak, relasi antara Islam, seni, dan estetika cukup berkelindan erat. Dalam konteks ini, seni Islam berfungsi sebagai perwujudan visual dari keimanan, spiritualitas, warisan estetika, dan cita rasa artistik.

Penekanannya pada kesatuan, transendensi, dan keindahan, merupakan aspek yang melampaui waktu dan tempat, menjejakkan warisan abadi yang terus menginspirasi dan memperkaya dunia seni dan estetika pada umumnya.

Angga Arifka Alumnus Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Sunan Ampel Surabaya, tinggal di anggaarifka[dot]com