Ketika Humor Menjadi Senjata Intelektual ala Ulama Al-Jahizh
Al-Jahizh, ulama jenaka dari Basrah, memadukan ilmu, humor, dan kritik sosial. Ia mengajarkan bahwa berpikir kritis tak harus kehilangan tawa
Al-Jahizh, ulama jenaka dari Basrah, memadukan ilmu, humor, dan kritik sosial. Ia mengajarkan bahwa berpikir kritis tak harus kehilangan tawa


Artikel ini mengulas sejarah panjang santri di Indonesia serta empat tipe santri menurut Sayyid Muhammad bin Alwi Al-Maliki. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara belajar dan berkhidmat sebagai kunci keberkahan dan kesempurnaan seorang santri


Basmalah bukan sekadar bacaan pembuka, tapi wujud adab, doa, dan pengharapan berkah dalam setiap langkah hidup seorang muslim


Tafsir Al-Ibriz karya KH. Bisri Musthofa, dengan penggunaan bahasa jawa, menjadikan Al-Qur’an lebih kontekstual, dan sarat makna budaya lokal, serta menjadi pedoman spiritual yang dekat dengan kehidupan masyarakat.


Di penghujung bulan Ramadan, ada anjuran agar umat Islam untuk memperbanyak ibadah. Termasuk dari ibadah tersebut ialah memperbanyak doa ampunan. Selain itu juga memohon agar ibadah-ibadah yang dikerjakan diterima oleh Allah dan semoga dipertemukan dengan Ramadan selanjutnya. Disebutkan dalam riwayat Imam al-Baihaqi dan Ibnu ‘Asakir dari Abu Umamah, bahwa malam berakhirnya Ramadan atau menjelang Hari Raya Idulfitri termasuk dalam […]


Mari kita manfaatkan 10 hari terakhir bulan Ramadan ini untuk memperbanyak ibadah agar lebih dekat kepada Allah SWT


Ramadan adalah bulan terbaik untuk membaca sekaligus merenungi makna Al-Qur’an sehingga kita dapat menemukan petunjuk hidup yang sesungguhnya


Nafsu bukanlah musuh yang harus dihancurkan, tetapi aspek diri yang harus diarahkan ke jalan yang benar. Dengan pengendalian dan kesadaran, kita dapat menjaga keseimbangan hidup serta mendekatkan diri kepada Allah.


Sebelumnya Nasida Ria sampai album keempat masih membawakan lagu-lagu berbahasa Arab, namun atas inisiatif KH. Bukhori Masruri, akhirnya album setelah itu selalu menggunakan bahasa Indonesia.


Hassan Al Sabbah bukanlah tokoh yang mudah dikategorikan sebagai pahlawan atau penjahat. Di satu sisi, ia dipandang sebagai pemimpin ideologi Ismailiyah yang melawan ketidakadilan penguasa Sunni. Di sisi lain, ia dikenal sebagai pemimpin politik pragmatis yang kekerasan dan manipulasi psikologis untuk mencapai tujuannya

