









Di tengah derasnya arus media sosial, seorang muslim perlu bijak memilih aktivitas yang bermanfaat. Khutbah Jumat ini mengajak kita merenungkan hadis Nabi tentang pentingnya meninggalkan hal yang tidak berarti dan mengisi waktu dengan kebaikan. اَلْحَمْدُ لِلّهِ، نَحْمَدُكَ اللَّهُمَّ عَلَى مَا هَدَيْتَنَا لِطَرِيْقِكَ القَوِبْمِ وَفَقَّهْتَنَا فِي دِيْنِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، نُصَلِّى وَنُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الـمُصْطَفَى، وَأَلِهِ وَصَحْبِهِ […]

Menjaga lingkungan bukan sekadar kepedulian sosial, tetapi bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di bumi. Ketika alam rusak, kita semua turut merasakan akibatnya.

Ketika masalah datang dan semua jalan terasa buntu, kepada siapa kita mengadu? Khutbah Jumat ini mengajak kita mengingat kembali bahwa Allah selalu dekat, mendengar doa, dan membuka pintu rahmat bagi hamba-Nya.

Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang penuh dengan kegelisahan dan ketidakpastian. Namun, Islam mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh membiarkan dirinya larut dalam kekhawatiran. Lalu, bagaimana seharusnya kita menyikapi kondisi sulit yang kita hadapi? Marilah kita renungkan bersama melalui khutbah Jumat kali ini. Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang […]

Islam mengajarkan umatnya untuk hidup mandiri melalui ikhtiar, kerja keras, dan tawakal kepada Allah. Khutbah Jumat ini mengulas pentingnya mencari rezeki yang halal dengan meneladani para nabi.

Harmoni antar umat beragam di pulau Dom tidak mungkin dapat tergoyahkan karena faktor kekerabatan yang masih ada hingga hari ini.

Selama dua hari, Minggu-Senin (7-8/2/21), PW Fatayat NU Jawa Timur mengadakan pelatihan podcast bagi para anggotanya.

cultural diplomacy as an exchange of ideas, information, arts, and various aspects of culture between countries and their people to foster mutual understanding

diplomasi budaya sebagai pertukaran ide, informasi, kesenian, dan berbagai aspek dari kebudayaan antar negara dan rakyatnya untuk menumbuhkan kesepahaman bersama

Kualitas keilmuan seseorang setidaknya dapat diukur dari bagaimana tanggung jawab intelektual, spiritual, dan sosialnya.

Sudah saatnya Indonesia menegakkam konstitusi dan menghilangkan tafsir dominan agama tertentu dalam aturan negara, termasuk soal atribut pakaian. Saatnya negara mempopulerkan moderasi beragama

Di tengah narasi-narasi intoleran yang mengatasnamakan agama di media sosial akun NU Garis Lucu dan Muhammadiyah Garis Lucu hadir di twitter ada untuk melawan dengan narasi humor.

Solidaritas berupa bantuan dana dari begitu banyak orang dari berbagai latar belakang agama dan etnis ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia tidak kalah pada aksi terorisme

Model pembelajaran kitab online belakangan ini memang menjadi salah satu alternatif pengajian, apalagi selama masa pandemi.

Masyarakat Asmat dapat hidup harmonis di tengah pluralitas ras, suku dan agama mesikipun keterbatasan bahasa namun tetap memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.
