






Khutbah Jumat kali ini ini mengajak kita merenungkan kembali tanggung jawab setiap Muslim dalam menjalankan amar makruf nahi mungkar. Membiarkan kemungkaran dan kezaliman bukanlah sikap yang dapat dianggap sepele, sebab sikap abai dapat membuat keburukan terus tumbuh dan dianggap sebagai sesuatu yang lumrah. Melalui khutbah ini, kita diajak memahami pentingnya keberanian untuk menegakkan kebaikan, mengingatkan […]

Di tengah derasnya arus media sosial, seorang muslim perlu bijak memilih aktivitas yang bermanfaat. Khutbah Jumat ini mengajak kita merenungkan hadis Nabi tentang pentingnya meninggalkan hal yang tidak berarti dan mengisi waktu dengan kebaikan. اَلْحَمْدُ لِلّهِ، نَحْمَدُكَ اللَّهُمَّ عَلَى مَا هَدَيْتَنَا لِطَرِيْقِكَ القَوِبْمِ وَفَقَّهْتَنَا فِي دِيْنِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، نُصَلِّى وَنُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الـمُصْطَفَى، وَأَلِهِ وَصَحْبِهِ […]

Menjaga lingkungan bukan sekadar kepedulian sosial, tetapi bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di bumi. Ketika alam rusak, kita semua turut merasakan akibatnya.

Ketika masalah datang dan semua jalan terasa buntu, kepada siapa kita mengadu? Khutbah Jumat ini mengajak kita mengingat kembali bahwa Allah selalu dekat, mendengar doa, dan membuka pintu rahmat bagi hamba-Nya.

Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang penuh dengan kegelisahan dan ketidakpastian. Namun, Islam mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh membiarkan dirinya larut dalam kekhawatiran. Lalu, bagaimana seharusnya kita menyikapi kondisi sulit yang kita hadapi? Marilah kita renungkan bersama melalui khutbah Jumat kali ini. Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang […]

Dari ujian yang diberikan oleh Allah, dapat kita ketahui di mana orang yang sabar dan orang yang selalu mengeluh dalam menerima keadaan.

Kedua orang tuanya membimbingnya untuk menghafalkan Alquran, mengarahkannya untuk ikut ke dalam majelis-majelis ilmu dari para ulama Azhar, dan mengajarinya untuk gemar membaca dan menelaah buku-buku.
![[Biografi Ulama al-Azhar] Syeikh Usamah Sayyid al-Azhari](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/09/Untitled-design-8-6-825x510.png)
Di antara kelinuwihan Kiai Mansur adalah ketundukan para jin. Dikisahkan dua pohon sawo yang sampai sekarang masih berdiri adalah tempat dimana jin "dilokalisir" agar bertempat di pohon sawo itu saja. [Lihat Gambar]
![KH. Mansur: Kiai Pendekar dan Guru KH Hasyim Asy’ari [Bagian 2 – Selesai]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/09/Untitled-design-10-3-825x510.png)
KH. Mansur adalah putra Aryo Redjo (makamnya ada di Sekaru Gudo Jombang). Kalau diurut ke atas, silsilah KH. M Mansur bin Arya Reja bin Arya Kromo bin Arya Penangsang bin Pangeran Sekar Seda Lepen bin Raden Patah.
![KH. Mansur: Kiai Pendekar dan Guru KH Hasyim Asy’ari [Bagian 1]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/09/Untitled-design-10-3-825x510.png)
Orang yang memiliki wawasan yang luas di tempat dan di posisi manapun ia akan berkontribusi baik untuk negaranya.

KH. Hasyim Asyari selama delapan bulan mendapatkan pelajaran silat dan kuntau dari para kiai yang dari Cirebon

Untuk menjadi penentang monopoli, oligarki dan konglomerasi serta kolusi tak perlu jadi komunis dan PKI

Dunia anak seharusnya masih dalam lingkup bermain, sehingga saat masa bermain tersebut telah usai, si anak akan mengalami perkembangan yang sempurna.

Dalam komunitas sains (juga para pengagum sains) tidak luput sikap Qutbisme, di saat seseorang telah merasa bahwa satu-satunya alat meraih kebenaran hanyalah sains, dan yang di luar sains itu sesat dan jahiliah.
![[Review Buku] Sains dan Agama Sama-Sama Jalan Mencari Kebenaran](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/09/Untitled-design-4-6-825x510.png)
Acara seminar berjalan lancar, tapi forum lebih didominasi aktivis HT. Pengalaman saya di HT sewaktu seminar akan disetting untuk "melumpuhkan" pembicara lain.
