Beragama di Era Digital
Pesan-pesan yang terkandung dalam ajaran Islam dapat termanifestasikan dalam tatanan realitas jika peranan akal difungsikan.
Pesan-pesan yang terkandung dalam ajaran Islam dapat termanifestasikan dalam tatanan realitas jika peranan akal difungsikan.


Film Unfinished Indonesia merekam satu fase perjalanan bangsa terkait keberagaman dan keberagamaan. Ia cukup berhasil mendokumentasikan adanya kelompok yang menganggap Islam sebagai agama superior sehingga pemimpin di Indonesia harus beragama Islam.


Agaknya agama oleh sebagian orang sudah mulai banyak disalahgunakan, seperti untuk meraih kekayaan, kekuasaan dan popularitas.


Terhadap perkara gaib, baik yang hakiki maupun yang nisbi, yang akal tidak sanggup mencernanya, sehingga bagi setiap muslim hanya wajib mengimaninya. Hal gaib dengan demikian adalah terkategori sebagai perkara logis yang supra rasional.


Setiap orang berkewajiban menjaga kewarasan akalnya, yakni tidak memahami maksud dan menjalankan agama berdasarkan dorongan hawa nafsunya.


Beragama secara dewasa adalah beragama yang penerapannya didasarkan pada maqashid syariah. Selama ini kita terlalu banyak melihat agama dari simbol yang sayangnya simbol ini dianggap sebagai sesuatu yang antik dan tidak boleh diubah.

