Budaya Flexing di Hajatan dan Beban Gengsi Sosial
Ada yang berubah dalam cara sebagian masyarakat merayakan pernikahan. Hajatan yang semestinya menjadi peristiwa sakral, ruang syukur, dan perjumpaan keluarga, perlahan menjelma panggung pertunjukan kemakmuran. Mulai dari gaya berpakaian, perhiasan yang mencolok, dekorasi menyerupai istana, dan pesta yang dirancang seolah-olah pengantin sedang menggelar perhelatan kaum bangsawan. Mendadak, orang tampak kaya. Padahal, belum tentu kesejahteraannya benar-benar […]





![[Podcast] Kartolo: Dapur Seniman Tradisi Di Masa Pandemi, Menyedihkan Namun Tetap Bisa Ditertawakan](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2021/07/Jepretan-Layar-2021-07-01-pukul-16.20.55-825x510.png)





