Ketika Gengsi Mengalahkan Aturan Islam

sumber: Bincangsyariah.com

 Dunia merupakan tempat dimana terdapat manusia dengan berbagai karakteristik dan isinya. Apalagi di era sekarang yang lebih maju, teknologi dan juga informasi berkembang sangat pesat membuat manusia lebih mementingkan dunia daripada akhiratnya. Mereka lebih mengutamakan apa yang mereka mau dan meninggalkan atau mengabaikan syariat yang ditentukan oleh agama islam.

Mereka tidak sadar tegoda dengan hawa nafsu semata, sehingga membuat mereka lemah dan tidak mempunyai prinsip dalam hidup. Orang seperti ini biasanya hanya mengikuti kemauan orang lain, bangga atau senang dengan sesuatu tapi hanya sebentar, dan takut akan kegagalan. Mereka menganggap bahwa kegagalan atau kelemahan itu adalah sesuatu yang nanti akan membuat malu. Oleh karena itu, orang yang takut akan kegagalan biasanya memiliki sifat gengsi atau selalu menjaga pandangan orang lain agar tidak buruk kepada kita.

Gengsi adalah sifat dimana mereka sangat memperhatikan tentang dirinya, selalu memikirkan bagaimana pandangan orang lain akan dirinya apakah positif atau negatif, dan juga selalu menjaga citra diri di hadapan orang lain. Mereka selalu merasa cemas jika orang lain tidak melihatnya sesuai dengan keinginannya.

Itulah yang kemudian menjadi dorongan untuk selalu membuktikan keunggulannya di hadapan orang lain. Mereka akan melakukan apapun sesuai keinginannya bahkan sampai tidak peduli dengan sekitarnya. Ketika mereka akan melakukan suatu kebaikan, tapi kemudian muncul perasaan malu sehingga tidak jadi dilakukan, maka perasaan malu tersebut yang dinamakan gengsi. Oleh karena itu, sifat gengsi harus dihindari, karena sifat ini bisa menghalangi seseorang untuk berbuat kebaikan, juga sifat gengsi bisa tergolong ke dalam sifat sombong.

Agama Islam sendiri tidak memandang manusia dari penilaian individu terhadap manusia, melainkan memandang dari tingkat keimanannya. Orang akan memiliki harga diri tinggi di mata Allah adalah orang yang memiliki ketakwaan yang tinggi pula kepada Allah SWT.

Tapi sekarang banyak orang mementingkan harga diri yang tinggi di hadapan orang lain. Sehingga kebanyakan dari mereka mementingkan harga diri atau gengsinya dibandingkan ketakwaannya kepada Allah. Inilah yang membuat sifat gengsi harus dihindari, terutama pada kalangan anak muda. Karena sifat gengsi lebih banyak terdapat pada anak muda, contohnya sendiri adalah mahasiswa.

Fenomena seperti ini bisa terlihat dari mahasiswa yang mementingkan gengsi mereka, contohnya mereka selalu mengikuti trend mode sekarang. Dengan mengikuti trend mode seperti itu, membuat mahasiswa bisa menjaga image atau harga dirinya di hadapan orang lain.

Misalnya mereka menggunakan model pakaian yang memang sedang trending sekarang, untuk memperlihatkan bahwa mereka selalu update atau gaul. Biasanya juga digunakan untuk menunjukkan status sosial mereka yang tinggi. Jika mereka tidak mengikuti trend tersebut, mereka menganggap akan dipandang orang lain rendah. Akibatnya mereka lupa bahwa dalam berpakaian sendiri itu sudah ada aturannya dalam Islam.

Islam sebenarnya tidak menentukan model pakaian terentu pada umat islam. Namun, di dalamnya ada aturan umum yang memang perlu diperhatikan bagi manusia, terutama untuk kalangan perempuan. Karena kebanyakan yang berpakaian tidak sesuai aturan Islam adalah perempuan.

Aturan islam dalam berpakaian sebenarnya sangat mudah untuk diterapkan yang terpenting menutup aurat, tidak transparan, tidak ketat, dan tidak menyerupai laki-laki. Bisa dilihat sekarang, banyak mahasiswa perempuan yang berpakain terkadang tidak sesuai, seperti pakaiannya yang ketat, agak transparan, kerudung yang dililit di leher sehingga menunjukkan dadanya. Inilah akibat dari lebih mementingkan gengsi dari pada aturan islam yang sudah jelas-jelas baik untuk umatnya.

Sifat gengsi jika terus menerus diutamakan, maka akan bahaya bagi kehidupan manusia, Orang yang terlalu mementingkan gengsi hidupnya akan susah, karena mereka memaksakan kehendak di luar kemampuan mereka, Mereka juga cenderung kurang percaya terhadap diri mereka sendiri.

Mereka hanya mementingkan pandangan orang lain terhadapnya, sehingga tidak peduli terhadap kebahagiaan atau kenyamanan diri mereka sendiri. Perasaan tidak percaya diri juga membuat orang haus akan pengakuan. Mereka ingin diakui bahwa mereka bisa atau ada, mereka bahkan berusaha semaksimal mungkin agar keinginannya bisa tercapai tanpa memandang aturan atau norma.

Ketika gengsi selalu dikedepankan, akan banyak hal buruk yang bisa menimpa diri mereka sendiri. Seperti kehilangan peluang, contoh saat sudah mendapat pekerjaan dengan gaji yang kecil tapi karena gengsi mereka tidak mengambil pekerjaan itu. Padahal kita tidak tahu apakah nanti mereka bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dari itu. Orang dengan gengsi yang tinggi juga pasti mempunyai banyak masalah, karena mereka menghalalkan segala cara sehingga tidak peduli akan dampak yang ditimbulkan nantinya.

Hidup dengan sifat gengsi isinya hanyalah kebohongan atau kepura-puraan. Mereka menutupi kekurangan atau kelemahan kita dengan sesuatu yang bukan kemampuan kita. Selalu memaksakan diri, padahal keadaan tidak memungkinkan. Hidup sederhana itu bukan suatu kesalahan atau hanyabuat malu. Apa bedanya orang berpakaian modis dengan berpakaian sesuai aturan Islam.

Mereka sama-sama berpakaian, hal yang membedakan apakah pakaian tersebut nyaman pada mereka atau justru membuat terlibat suatu masalah karena pakaian itu. Semua ada waktunya untuk berkembang. Jangan pernah malu akan kekurangan atau kelemahan, karena jika kita terus berusaha apa yang kita inginkan pasti akan bisa tercapai.

Tidak perlu menipu diri hanya karena memenuhi gengsi semata. Tanpa pamer atau memantabkan diri di hadapan orang, mereka pasti akan tahu dengan sendirinya kalau kita mampu. Tidak perlu peduli dengan pandangan orang lain, karena ini hidup kita jadi hanya kita yang berhak menentukan apa yang memang terbaik untuk kita tapi tetap sesuai dengan aturan Islam. (MMSM)

5

Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Post Lainnya

Arrahim.id merupakan portal keislaman yang dihadirkan untuk mendiseminasikan ide, gagasan dan informasi keislaman untuk menyemai moderasi berislam dan beragama.