



Bunga anggrek merekah di luar jendela
Basah di sini di dalam dada
Mendung menggores langit pagi
Mendengarmu pergi sendiri hati siapa yang tak memerih sedih
Pertama kali kau datang malu malu
Seperti anak kecil menggelendot di lengan ibu
Kau ulurkan tangan menandai persaudaraan
Sejak itu duka lukamu adalah jua sayatan di hatiku
Jangan engkau pergi lolongku
Putih anggrekku bagai kamboja di pusara
Ratap adalah nyanyian doa yang tak berhuruf dan bersuara
Di sini, langkahku tersaruk sendiri teramat pedih!
Sidoarjo, 22 Juli 2021
Budayawan yang Tinggal di Sidoarjo