Refleksi 1 Tahun Pandemi (2)
bagaimana kita bisa mensukseskan Program Vaksinasi Covid19 dari pemerintah bila kita tidak bisa memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat
bagaimana kita bisa mensukseskan Program Vaksinasi Covid19 dari pemerintah bila kita tidak bisa memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat


program pemerintah vaksinasi terdapat hambatan yang sangat besar karena masih maraknya infodemi dan HOAX di terima masyarakat kita


UISSI diharapkan akan menjadi salah satu media pemerintah untuk menyapa anak bangsa yang selama ini tidak dapat menyenyam pendidikan tinggi karena keterbatasan waktu atau faktor geografis.


Fayumi menjelaskan bahwa anak perempuan berhak mendapatkan pendidikan, pengembangan diri, perlindungan kesehatan dan hak reproduksi, serta perlindungan dari segala bentuk eksploitasi termasuk seksual sebagaimana diamanahkan oleh UUD 45, dan UU lainnya.


Selama dua hari, Minggu-Senin (7-8/2/21), PW Fatayat NU Jawa Timur mengadakan pelatihan podcast bagi para anggotanya.


Sudah saatnya Indonesia menegakkam konstitusi dan menghilangkan tafsir dominan agama tertentu dalam aturan negara, termasuk soal atribut pakaian. Saatnya negara mempopulerkan moderasi beragama


Solidaritas berupa bantuan dana dari begitu banyak orang dari berbagai latar belakang agama dan etnis ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia tidak kalah pada aksi terorisme


Salah satu poin penting RAN PE yakni mengangkat isu pengarusutamaan gender dan perlindungan anak. Hal ini tercermin dari berbagai rencana aksi yang mengusung pelibatan dan perlindungan perempuan dan anak dalam penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan.


Masyarakat Sipil Sambut Baik Perpress RAN PE Pada awal tahun 2021 Presiden Jokowi menandatangani Peraturan Presiden No. 7 tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Ekstremisme (RAN PE). Hal tersebut disambut baik oleh masyarakat sipil yang ada di Indonesia. Kelompok masyarakat sipil yang merespon Perpress tersebut yaitu Women Group on Women and CVE (WGWC). Menurut […]


Ahmad Tohari mengatakan, ketika haji bareng saya, Gus Dur itu selalu membacakan syair-syair arab, bukan doa thawaf, malah syair-syair arab yang dia pakai, yang dia baca. Itu doa apa Gus? Bukan doa, itu syair kok,

