Lebih Utama Mana Wiridan atau Belajar?
Belajar lebih utama daripada wiridan karena ia memiliki tanggungan kewajiban lebih yang harus dilakukan daripada wiridan
Belajar lebih utama daripada wiridan karena ia memiliki tanggungan kewajiban lebih yang harus dilakukan daripada wiridan

Sikap toleran dalam beragama akan menjauhkan manusia dari payung ekstrimisme dan radikalisme.

Sosial media tidak dapat menjadi sebuah media inti dalam memenuhi asupan untuk belajar Islam secara meyeluruh.

Kita sebagai pemuda muslim dituntut untuk menegakkan kepala dengan berani untuk menyampaikan ajaran Islam yang memberikan rahmat bagi seluruh alam bukan merusaknya

Bagaimanapun, manusia religius percaya bahwa ada realitas absolut, sakral, yang melampaui dunia, tetapi menghadirkan dirinya dalam dunia dan dengan cara itu menguduskan dunia.

Menurut Prof Amin Abdullah Paradigma pendidikan di era globalisasi tidak cukup hanya aspek kognitif, keterampilan, dan perbaikan moral namun harus ditambahkan nilai untuk hidup berdampingan.

perkawinan dikontruksikan sedemikian rupa termasuk dengan iming iming janji kawin agar perempuan memenuhi ekpetasi peran gender patriarkhis, maka seharusnya tidak lagi dilakukan

Perempuan didorong ke fungsi biologis untuk menghasilkan keturunan, lahirlah lembaga baru berupa keluarga inti dan perkawinan,

Kita butuh lebih banyak lagi santri-santri NU dengan "etos Calvinis" seperti Hamzah Sahal

penerbit Menara Kudus menunjukkan resiliensinya di tengah gempuran gerakan Islam modernis dan populis hingga perkembangan terkini
