Rindu Gus Dur yang Akhirnya Tuntas Terlampiaskan
Mungkin Gus Dur tahu betapa rindunya aku. Dia "memanggilku". Pulang dari Jakarta, malam itu datang sebuah undangan yang mewajibkanku kembali terbang ke Jakarta untuk sebuah acara yang jadwalnya seakan-akan sudah diatur sedemikian rupa sehingga aku bisa ke Ciganjur











