Filter, Feed, dan Fitnah: Menghadapi Dunia Palsu dengan Hati yang Tulus
Keikhlasan sering diremehkan dalam ekonomi perhatian di medsos saat ini. Ia tidak menjadi tren, sebab ia tidak menghasilkan uang, tak menghasilkan apa-apa.
Keikhlasan sering diremehkan dalam ekonomi perhatian di medsos saat ini. Ia tidak menjadi tren, sebab ia tidak menghasilkan uang, tak menghasilkan apa-apa.


Di era yang didominasi oleh personalitas yang diunggah, platform medsos, dan obsesi dengan visibilitas, tindakan ikhlas menghadapi ujian eksistensial. Apa artinya menjadi ikhas ketika begitu banyak kehidupan kita disaring melalui lensa pencitraan? Apakah niat murni masih dapat bertahan dalam budaya di mana setiap tindakan berisiko menjadi pertunjukan, setiap kebaikan menjadi postingan, setiap kebenaran menjadi merek? […]


Dalam interaksi kita di media sosial, sering kali kita luput untuk memahami bahwa lawan dialog kita bukanlah nama pengguna disertai foto profil belaka.


Di era medsos, semua ibadah diviralkan, termasuk ibadah mahdlah. Yang paling banyak diviralkan adalah ibadah haji atau umrah. Apakah ini yang dinamakan ibadah dengan pamrih sosiologis?

