Khutbah Jumat: Semangat Pemuda untuk Kesetaraan dan Anti Perundungan
Peran pemuda sangat penting untuk menjaga kesetaraan tanpa perundungan dan pembulian, karena keduanya adalah sebuah kezaliman
Peran pemuda sangat penting untuk menjaga kesetaraan tanpa perundungan dan pembulian, karena keduanya adalah sebuah kezaliman


Sungguh waktu muda bukanlah waktu yang murah, tapi sangat mahal luar biasa. Selagi masih muda, banyak kesempatan yang bisa kita maksimalkan


Dia menggunakan dana sosial yang diambil dari usaha pribadinya untuk untuk memproduksi ini semua Tempat Sampah Braille Sensor. Ada juga Pemuda yang berprofesi sebagai tukang servis elektronik yang membuat panel surya karena ia ingin agar masyarakatnya tak lagi hidup dalam kegelapan


Latar belakangnya ebagai anak dari desa pesisir nelayan membuatnya bertekad menyejahterakan nelayan Indonesia. Dengan aplikasi Aruna, ia mempertemukan nelayan dengan pembeli di seluruh dunia untuk memutus mata rantai jual-beli yang seringkali meninggalkan nelayan dalam kemiskinan


Di hadapan mereka, saya sungguh-sungguh malu. Mereka anak-anak muda, sebagian besar lulusan SLTA, bahkan ada yang hanya lulus SD. Namun, bermodal tekad kuat, mereka mampu membuat perubahan walah harus menggunakan uang recehnya demi kepentingan masyarakat di lingkungannya.


Ketika pemuda ingin berkontribusi di tengah masyarakat kalangan tua tampak membunuh semangat dari generasi muda.


Indonesia ini terdiri dari beragam agama dan budaya, maka membangun kerukunan beragama dalam kehidupan sosial-keagamaan merupakan suatu keniscayaan yang harus dibangun bersama-sama


Dalam konteks masa kini, sikap moderat dalam beragama merupakan sikap penting yang harus dimiliki oleh golongan milenial.


Saat suara pemuda mahasiswa bergerilya di jalanan berdemonstrasi menolak UU Cipta Kerjatersebut, apakah para politisi muda tak mendengar gerutuan para pmuda seusia mereka? Patut untuk dipertanyakan.


Sayangnya, tak jarang orang yang telah berhijrah cenderung menjadi pribadi eksklusif dan merasa cukup dengan memenuhi tuntunan syariah saja, tanpa melihat prinsip dan spirit dari hijrah itu sendiri, yakni mengakui perbedaan dan sikap toleransi kepada sesama.

