Surat untuk Ayah: Nestapa yang Tak Berujung
Kini, putrinya dirawat di rumah sakit. Polisi sudah datang dan menanyainya. Laksmi begitu gemetar mendengar putrinya bercerita satu demi satu peristiwa yang menakutkan bagi setiap perempuan.
Kini, putrinya dirawat di rumah sakit. Polisi sudah datang dan menanyainya. Laksmi begitu gemetar mendengar putrinya bercerita satu demi satu peristiwa yang menakutkan bagi setiap perempuan.


Pemerintah juga tidak maksimal dalam mengatasi penderitaan para korban perbudakaan seks (Jugun Ianfu) oleh penjajah yang telah berusia lanjut, dikucilkan, bahkan telah tutup usia sebelum harkat dan martabatnya dipulihkan


Cara berpakaian, jam berapa, pacaran atau tidak, perawan atau tidak, menikmati atau tidak adalah pertanyaan-pertanyaan yang alih-alih membantu korban mengungkap apa yang terjadi. Sebaliknya, pertanyaan tersebut justru semakin menjatuhkan mental korban.
![RUU PKS [2]: Perempuan Menjadi Korban Sistem Hukum](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/027014000_1462950525-Banner_Menjegal_Kekerasan_Seksual.jpg)
![RUU PKS [2]: Perempuan Menjadi Korban Sistem Hukum](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/027014000_1462950525-Banner_Menjegal_Kekerasan_Seksual.jpg)
Hingga saat ini, sistem hukum kita, baik substansi peraturan perundang-undangan, aparat penegak hukum maupun budaya masyarakat yang tidak berpihak kepada korban.
![RUU PKS [1]: Alasan Mengapa Harus Segera Disahkan](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/027014000_1462950525-Banner_Menjegal_Kekerasan_Seksual.jpg)
![RUU PKS [1]: Alasan Mengapa Harus Segera Disahkan](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/027014000_1462950525-Banner_Menjegal_Kekerasan_Seksual.jpg)