Warning Dai Prematur
Menurut Imam al-Mawardi: Ketika dijumpai orang yang menebarkan ilmu syariat sementara ia tidak kompeten, ia harus dicegah sebelum ia menipu masyarakat
Menurut Imam al-Mawardi: Ketika dijumpai orang yang menebarkan ilmu syariat sementara ia tidak kompeten, ia harus dicegah sebelum ia menipu masyarakat


Kita bisa belajar dari Malaysia tentang sertifikasi ulama. Bukan sembarang orang bisa tampil di panggung khutbah atau memberikan tausiyah di masjid-musala.


Cerbung- "Kenapa dengan ustaz-ustaz baru ini? Apa yang membedakan mereka dengan ustaz lain sehingga harus kita bahas?"
![[Cerbung] Bukan Cinta Cleopatra – Bagian Keempat](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/08/Untitled-design-60-825x510.png)
![[Cerbung] Bukan Cinta Cleopatra – Bagian Keempat](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/08/Untitled-design-60-825x510.png)
Menurut al-Sayyid Abdullah 'Alwi al-Haddad dalam karyanya yang berjudul Kitab Ithāf al-Sāil bi Jawāb al-Masāil halaman 9 dan 10, orang yang boleh diuji ilmu agamanya ada dua macam. Berikut penjelasannya.


Ustaz pun jenisnya ada dua; ustaz asli yang benar-benar mendalam ilmunya dan mengamalkannya; dan ustadz gadungan yang sok tahu tentang agama dan seringkali menyertakan hawa nafsu dalam menjelaskan agama demi menadapat keuntungan duniai


Dalam sebuah penelitian mengenai komunitas #Yukngaji di wilayah Yogyakarta, disebutkan bahwa komunitas #YukNgaji adalah sayap dan jaringan informal baru HTI


Keberagamaan dalam bimbingan para "ustaz gadungan" itu bukan membawa manusia memasuki wilayah kemaslahatan, tetapi justru menjerumuskan umat manusia ke dalam lembah kerusakan.

