Syukur Budiarjo Penulis buku kumpulan puisi Mik Kita Mira Zaini dan Lisa yang Menunggu Lelaki Datang (2018), Demi Waktu (2019), Beda Pahlawan dan Koruptor (2019), dan buku kumpulan esai Enak Zamanku, To! (2019). Tinggal di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sajak Tahun Gajah

31 sec read

sumber: aktualitas.id

*) Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal

 

Saat ini aku teringat cepat kilasan sejarah

Ketika Nabi Tercinta terlahir memikul amanah

Masa sepasukan gajah dipimpin Raja Abrahah

Penuh amarah hendak menghancurkan Kabah

 

Bismillahiirahmanirrahim

Penuh khidmat kusimak firman-Nya

 

Alam taro kaifa fa’ala robbuka biashaabil fiil

Alam yaj’al kaidahum fii tadlliil

Wa arsala alaihim thoiran abaabiiil

(Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah

Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Kabah) itu sia-sia?

Dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong)

 

Tarmiihim bi hijaarotim min sijjiil

Fa ja’alahum ka’ashfim ma’kuul

(yang melempar mereka dengan batu dari tanah yang terbakar

lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat))

 

Di tahun gajah Nabi Muhammad SAW terlahir

Rahmat bagi seluruh alam hingga zaman berakhir

 

Mengubah zaman kegelapan nan melindap pikir

Menuju zaman terang benderang diiringi alunan zikir

 

Cibinong, Oktober 2020

Baca Juga  Lontara Latoa: Transformasi Politik Islam di Tanah Bugis (Bag. 2)
Avatar
Syukur Budiarjo Penulis buku kumpulan puisi Mik Kita Mira Zaini dan Lisa yang Menunggu Lelaki Datang (2018), Demi Waktu (2019), Beda Pahlawan dan Koruptor (2019), dan buku kumpulan esai Enak Zamanku, To! (2019). Tinggal di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.