Tiga Pesan Gus Awis Kepada Para Santri
Gus Awis berpesan pada santrinya tiga hal yaitu mengingat kebaikan orang tua, mengkonsumsi makanan halal dan baik, dan membiasakan berkata jujur dan baik.
Gus Awis berpesan pada santrinya tiga hal yaitu mengingat kebaikan orang tua, mengkonsumsi makanan halal dan baik, dan membiasakan berkata jujur dan baik.

Guru madrasah swasta memiliki peran mulia namun tidak sebanding dengan gaji yang diterima.

Tuhan mungkin mengizinkan penderitaan, tetapi manusia sering kali menjadi instrumennya. Maka, ini bukan lagi tentang kebaikan Tuhan, melainkan tentang tanggung jawab manusia.

Dakwah di era digital berubah menjadi tontonan, mengkomodifikasi agama demi engagement dan melahirkan "fast food spiritual"

Keikhlasan sering diremehkan dalam ekonomi perhatian di medsos saat ini. Ia tidak menjadi tren, sebab ia tidak menghasilkan uang, tak menghasilkan apa-apa.

Kekerasan antar-laskar keagamaan bukan sekadar konflik antarormas, melainkan cermin dari kultur kekerasan yang terlembagakan akibat negara yang gagal menjamin keadilan, penegakan hukum, dan pemerintahan yang bersih.

Di era digital, keikhlasan sulit diukur. Kita tidak bisa menandainya, dan paling penting ia tidak bisa menjadi tren.

Jangan biarkan rasa malas bersembunyi di balik kemudahan teknologi.

Membaca Basmalah tergantung aktivitasnya, bisa jadi wajib, sunah, makruh, ataupun haram.

Mindfulness dalam bentuk populernya sering kali berfokus pada menenangkan pikiran. Namun, spiritualitas Islam lebih dari itu, bertujuan untuk memurnikan hati
