Apakah Muslim Harus Selalu Anti-Barat? Memikirkan Kembali Politik Oposisi Budaya
Masa depan pemikiran Islam mungkin bergantung bukan pada penolakan terhadap Barat, melainkan pada transendensi logika biner antara Timur dan Barat secara menyeluruh.
Masa depan pemikiran Islam mungkin bergantung bukan pada penolakan terhadap Barat, melainkan pada transendensi logika biner antara Timur dan Barat secara menyeluruh.


Secara simbolis, surga dan neraka bukanlah kehidupan setelah kematian, melainkan cara pandang kita melihat hidup dan melihat masa kini.


Dengan menelusuri perbedaan mendasar antara adab dan sistem feodal, artikel ini menunjukkan bahwa relasi santri dan kiai bukanlah bentuk penindasan atau paksaan, melainkan hubungan etis dan spiritual yang berakar pada penghormatan dan pencaria


Hubungan kyai dan santri bukan sekadar guru–murid, tetapi ikatan spiritual, intelektual, dan moral yang dilandasi kepercayaan serta adab.


Gaya hidup halal yang benar-benar dekolonial dan etis tidak akan diukur dengan label sertifikasi, melainkan oleh hubungan moral dan ekologis yang dipupuknya


Ruang aman di pesantren perlu ditegakkan dan ditegaskan, agar tidak ada korban yang bergelimpangan lagi.


Jangan lupakan oknum pesantren yang melakukan kekerasan seksual dan manipulasi juga merusak citra pesantren.


Tayangan media kerap menimbulkan stigma negatif terhadap pesantren. Padahal, pesantren berperan penting membentuk akhlak, tradisi, dan karakter bangsa.


Islam mengajak umat beriman untuk memandang koeksistensi sebagai sebuah tindakan iman, sebuah pengakuan akan keagungan Tuhan dalam keragaman manusia.


Citra pesantren kerap tampil berbeda di layar media, antara kesalehan dan kontroversi. Artikel ini menelisik bagaimana framing media membentuk persepsi publik tentang pesantren, sekaligus mengajak pembaca melihat ulang realitas di balik “cermin retak” pemberitaan.

