






Khutbah Jumat kali ini ini mengajak kita merenungkan kembali tanggung jawab setiap Muslim dalam menjalankan amar makruf nahi mungkar. Membiarkan kemungkaran dan kezaliman bukanlah sikap yang dapat dianggap sepele, sebab sikap abai dapat membuat keburukan terus tumbuh dan dianggap sebagai sesuatu yang lumrah. Melalui khutbah ini, kita diajak memahami pentingnya keberanian untuk menegakkan kebaikan, mengingatkan […]

Di tengah derasnya arus media sosial, seorang muslim perlu bijak memilih aktivitas yang bermanfaat. Khutbah Jumat ini mengajak kita merenungkan hadis Nabi tentang pentingnya meninggalkan hal yang tidak berarti dan mengisi waktu dengan kebaikan. اَلْحَمْدُ لِلّهِ، نَحْمَدُكَ اللَّهُمَّ عَلَى مَا هَدَيْتَنَا لِطَرِيْقِكَ القَوِبْمِ وَفَقَّهْتَنَا فِي دِيْنِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، نُصَلِّى وَنُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الـمُصْطَفَى، وَأَلِهِ وَصَحْبِهِ […]

Menjaga lingkungan bukan sekadar kepedulian sosial, tetapi bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di bumi. Ketika alam rusak, kita semua turut merasakan akibatnya.

Ketika masalah datang dan semua jalan terasa buntu, kepada siapa kita mengadu? Khutbah Jumat ini mengajak kita mengingat kembali bahwa Allah selalu dekat, mendengar doa, dan membuka pintu rahmat bagi hamba-Nya.

Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang penuh dengan kegelisahan dan ketidakpastian. Namun, Islam mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh membiarkan dirinya larut dalam kekhawatiran. Lalu, bagaimana seharusnya kita menyikapi kondisi sulit yang kita hadapi? Marilah kita renungkan bersama melalui khutbah Jumat kali ini. Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang […]

Bagi Gus Dur kekuasaan dan jabatan itu kecil dibanding dengan nyawa dan keselamatan ummat

pemikiran kebudayaan Gus Dur berpangkal pada nilai-nilai Islam sebagai sumber tatanan kehidupan sosial keagamaan.

Gus Dur mengajak pembaca untuk bersama-sama merawat tradisi Indonesia. Karena dengan merawat dan melestraikan tradisi dapat memperkuat dan meneguhkan tanah air.

Pandangan politik Gus Dur yang moderat eneguhkan ideologi Pancasila sebagai dasar perundang-undangan negara Indonesia.

Gus Dur merupakan salah satu pionir pemikirian sekaligus praktisi kesetaraan gender di Indonesia.

Semangat kemanusiaan tokoh yang akrab disapa Gus Dur ini sungguh besar dalam memutus belenggu ketidakadilan yang sejak lama menyentuh aras relasi laki-laki dan perempuan, terutama di Indonesia.

Sebagai sosok disabilitas netra, Gus Dur telah melahirkan karya dan pedoman hidup toleransi antar umat beragama yang tercatat dalam sejarah.

Kebijakan yang diambil oleh pemimpin haruslah diorientasikan untuk kemashlahatan atau kebaikan bagi segenap rakyatnya

Sang Dewi Surga, terima kasih atas tangisanmu, tirakatmu, nasehatmu, doamu yang tak tergantikan oleh siapapun, kapanpun, dimanapun

Gus Dur sebagai representasi dari Islam pluralis mengusung pluralisme dengan berlandaskan nilai pancasila yaitu Bhineka Tunggal Ika sebagai titik temu dari masyarakat plural Indonesia dan universalisme al-Qur’an.
