Ibnu Taimiyyah, Pemikiran Sufistiknya “Jarang” Diakui oleh Pengagumnya [Bag 3-habis]
Berbeda dengan Fazlur Rahman yang mengajukan tipologi neo-sufisme, beberapa akademisi seperti Muhammad Mustafā Hilmī, dkk justru menginventarisir posisi sufisme Ibnu Taimiyyah di luar tipologi tasawuf Sunnī dan Falsafī, yakni “Tasawuf Salafi”


![Ibnu Taimiyyah, Pemikiran Sufistiknya “Jarang” Diakui oleh Pengagumnya [Bag 3-habis]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/06/9990213.png)