Kisah Kedermawanan Sahabat Nabi dan Keutamaan Itsar
Teladan sahabat Nabi mengajarkan bahwa itsar adalah puncak kedermawanan, mengutamakan orang lain di atas diri sendiri.
Teladan sahabat Nabi mengajarkan bahwa itsar adalah puncak kedermawanan, mengutamakan orang lain di atas diri sendiri.

Suatu hari, Raja Baghdad mengeluarkan perintah yang tidak biasa. Berusaha mempermalukan para ulama dan orang bijak di istananya, ia menantang mereka dengan tugas yang mustahil: “Siapa di antara kalian,” tanyanya dengan nada mengejek, “yang bisa mengajari keledai kerajaanku membaca dan menulis?” Tentu saja, semua orang mengira raja sedang bercanda atau menguji mereka. Para ulama tertawa […]

Anjing yang menuntut keadilan menunjukkan bahwa si sufi harus dilucuti pakaian spiritualnya karena tindakannya bertentangan dengan nilai kebajikan. Cerita ini sekaligus menunjukkan bahwa penampilan luar atau status sosial tak bisa dijadikan sebagai faktor penentu kualitas spiritual seseorang.

Setiap manusia tentu merasakan pahit dan manisnya kehidupan.Kepahitan itu agar manusia tak lupa untuk selalu berharap yang terbaik kepada Tuhannya. Dan, manisnya hidup supaya manusia tak lupa bersyukur atas karunia dan nikmat yang diberikan oleh Tuhannya.

Banyak karya yang menarasikan bahwa cinta mati kesedihannya sanggup mengeringkan cadangan air mata. Padahal, itu hanya fase jatuh cinta yang hanya berumur dua sampai tiga tahun. Di fase ini, orang tidak membicarakan realitas hidup, hingga muncul lah istilah, “cinta itu buta”

Setiap malam, ia menghampiri makam itu satu per satu. Di bawah temaram rembulan dan lampu sorot di pojok-pojok kompleks pemakaman, ia memulai mendoakan mereka yang telah mendahuluinya

Gila lari menuju ke tempat persembunyian Cinta. Ia mengambil kayu berduri sebesar tombak. Ia menggunakannya untuk menusuk-nusuk Cinta dengan sembarangan dan sekenanya untuk memaksa Cinta keluar dari persembunyiannya.

Ketahuilah bahwa perjalanan dibagi menjadi dua; pertama, perjalanan badan yaitu pindahnya badan dari satu tempat ke tempat yang lain. Kedua, perjalanan hati yaitu peningkatan sifat (karakter) ke sifat yang lebih baik.

Suatu hari hari, empat orang bernama Muhammad ini kehabisan bekal dan uang, sehingga tidak ada makanan sama sekali untuk mengganjal lapar di hari itu. Kondisi ini terus berlanjut hingga di suatu malam mereka benar-benar ditimpa kelaparan yang hebat.

Melalui sosok nabi Yusuf, Allah ingin mengingatkan kita bahwa dengan memiliki kekuasaan, seseorang selayaknya tidak berbuat semena-mena, adigang adigung adiguna.
