Jika Tuhan Itu Logis, Mengapa Hidup Berjalan Tampak Kacau?
Kekacauan mungkin adalah sesuatu yang memungkinkan kebebasan. Dunia yang sepenuhnya dapat diprediksi akan menyisakan sedikit ruang untuk pilihan yang autentik.
Kekacauan mungkin adalah sesuatu yang memungkinkan kebebasan. Dunia yang sepenuhnya dapat diprediksi akan menyisakan sedikit ruang untuk pilihan yang autentik.



Monopoli tafsir agama sering melahirkan sikap otoriter dalam beragama. Artikel ini mengulas pemikiran Khaled Abou El-Fadl tentang pentingnya ijtihad, dialog, dan penolakan terhadap klaim kebenaran mutlak dalam Islam.



Artikel ini mengulas argumentasi eksistensi Tuhan dalam teologi Asy’ariyyah melalui telaah kritis atas buku karya M. Minanur Rohman.


Bagi Jamal al-Banna, fikih tidak diukur dari kesahihan teks semata, melainkan dari keberpihakannya pada keadilan dan martabat manusia.


Muktamar Pemikiran NU ini akan menghasilkan rumusan dari hasil refleksi pemikiran-pemikiran NU sebelumnya yang bisa digunakan sebagai acuan untuk memetakan masalah dan tantangan NU di Abad ke-2


Ali Engineer meyakini bahwa ajaran Alquran dimaksudkan untuk menciptakan keseimbangan antara laki-laki dan perempuan. Meskipun jika ditarik secara historis, kedudukan laki-laki lebih mendominasi sehingga menyebabkan adanya doktrin ketidakadilan antara laki-laki dan perempuan


Ibnu Arabi mengajak para penempuh jalan sufi untuk tidak abai terhadap syariah. Dlam banyak karyanya, Ibnu Arabi dalam membahas segala pokok permasalahan tidak pernah luput untuk menghadirkan syariat sebagai sumber pengetahuan dan kebenaran
![[Resensi Buku] Etika Sufi Ibnu Arabi](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/10/Untitled-design-1-825x510.png)
![[Resensi Buku] Etika Sufi Ibnu Arabi](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/10/Untitled-design-1-825x510.png)
Prinsip ekonomi secara keseluruhan mengatakan apabila harga naik maka permintaan akan turun, apabila harga turun maka permintaan akan naik. Lantas, apa yang salah dengan ilmu permintaan dan penawaran Barat? Apanya yang perlu diislamkan?

