Tafsir Ketaatan Ulil Amri antara Salafisme dan Muhammadiyah
Artikel ini membahas tafsir ketaatan ulil amri antara Salafisme dan Muhammadiyah serta implikasinya bagi etika politik Islam.
Artikel ini membahas tafsir ketaatan ulil amri antara Salafisme dan Muhammadiyah serta implikasinya bagi etika politik Islam.


Di lingkungan NU, suara paling keras justru seringkali hadir dalam bentuk keheningan. Risalah Syuriyah PBNU yang memberi tenggat kepada Ketua Tanfidziyah bukanlah ancaman terbuka, tetapi isyarat lembut yang hanya dapat dibaca oleh mereka yang mengenal adab politik fikih NU: sebuah peringatan yang halus, namun sarat daya tekan moral.


Apa yang terjadi di tahun 2017 dan 2019 selayaknya bisa kita ambil pelajaran agar kita tetap ikut mengontrol jalannya demokrasi tanpa harus terpancing dengan propaganda-propaganda politik identitas ‘kotor’ yang sekiranya bisa memecah belah bangsa.


Spirit Pancasila syarat akan nilai-nilai ajaran agama yang secara formal tidak dijadikan sebagai dasar negara. Pengalaman politik kaum muslim di Indonesia ini tampaknya layak untuk dibagikan sebagai proposal pemikiran politik kebangsaan untuk seluruh umat Islam di dunia.


Semua pemimpin agama dan ulama memikul tanggung jawab menjadikan ajaran agama selaras dengan misi untuk kemanusiaan dan perdamaian


Dalam podcast edisi kali ini, ArrahimID berbincang dengan anak muda cerdas, jaringan luas, yang berkecimpung di dunia politik praktis. "Mau apa sebetulnya?" Jika atas nama idealisme, beranikah keluar dari parpol seandainya bertabrakan dengan idealismenya?
![[Podcast] Anak Muda dalam Pusaran Politik Praktis: Memanfaatkan ataukah Dimanfaatkan?](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2021/10/Jepretan-Layar-2021-10-30-pukul-12.04.28-825x510.png)
![[Podcast] Anak Muda dalam Pusaran Politik Praktis: Memanfaatkan ataukah Dimanfaatkan?](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2021/10/Jepretan-Layar-2021-10-30-pukul-12.04.28-825x510.png)
Setahu saya, yang mengangkatnya sebagai "Imam Besar Umat Islam" hanya organisasi yang dia pimpin saja. Tidak lebih dan tidak kurang. Jumlah anggotanya pun sama sekali tidak merepresentasikan ratusan juta umat Islam dalam naungan puluhan organisasi keislaman


Kata Gus Dur, kamu hari ini ikut bebas. Tak perlu ada surat amnesti segala. Langsung bebas aja. Surat bisa menyusul. "Wah, Gus Dur ngerjain kita nih. Masak suruh bersiap bebas–dari penjara–hanya dalam 15 menit. Mana barang yang mau dibawa belum rapi,” gerutu Budiman.


Saat suara pemuda mahasiswa bergerilya di jalanan berdemonstrasi menolak UU Cipta Kerjatersebut, apakah para politisi muda tak mendengar gerutuan para pmuda seusia mereka? Patut untuk dipertanyakan.


Sebab agamawan adalah harapan terakhir rakyat, saat Umara’ tak berpihak kepada rakyat. Maka diharapkan agamawan dapat membaca situasi kedepan, bahkan dapat memberi terobosan dalam pemerintahan.

