Pribumisasi Islam Adalah Idealisme Gus Dur (3)
Menurut Gus Dur, memperjuangkan nilai-nilai Islam bukan universum formalistiknya.
Menurut Gus Dur, memperjuangkan nilai-nilai Islam bukan universum formalistiknya.


Gus Dur melihat semua manusia adalah saudara (karena manusia). Gus Dur menyayangi semua manusia tanpa pilih kasih.


Islam senantiasa cocok di setiap waktu dan tempat


Perlu ditegaskan kembali bahwa Islam Nusantara bukanlah sebuah golongan baru, apalagi agama, akan tetapi ia merupakan ekspresi keislaman masyarakat Nusantara.


Khutbah berbahasa lokal merupakan sebuah bentuk dari akulturasi Islam dan budaya setempat.


Upaya pribumisasi Islam harus dilakukan oleh seluruh komponen masyarakat, agar proses arabisasi tidak semakin massif dan menimbulkan keresahan


Pemahaman Nash tekstualis cenderung melahirkan sikap ekslusif dan ekstremis, dan melahirkan kaum beragama yang primitif.


Pribumisasi sebagai perspektif berarti memandang kehadiran (agama) Islam dengan praktik kebudayaan masyarakat sebagai sesuatu yang kontekstual dan sama-sama memiliki arti penting.


pemikiran pribumisasi Gus Dur memandang Islam sebagai jalan hidup (syariat) yang bisa saling belajar dari berbagai ideologi agama-agama lain, termasuk juga ideologi non-agama seperti praktik kebudayaan.

