Mahasiswa dan Perubahan Sosial
Penting bagi mahasiswa untuk menemukan persoalan serius yang terjadi di masyarakat dengan tidak hanya mengandalkan pada media sosial, melainkan juga melebur pada masyarakat.
Penting bagi mahasiswa untuk menemukan persoalan serius yang terjadi di masyarakat dengan tidak hanya mengandalkan pada media sosial, melainkan juga melebur pada masyarakat.


Dalam konteks keagamaan, jenang Kudus menjadi simbol keberkahan, kemurahan rezeki, dan persatuan dalam berbagai acara keagamaan seperti karnaval “tebokan”.


Buku ini menyajikan berbagai isu dan wacana yang cukup kompleks. Setidaknya peristiwa demi peristiwa dikelompokkan dalam tiga bagian.
![[Review Buku] Tidak Ada Agama Yang Pantas untuk Para Teroris](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2024/06/4a46931625e30e7bc386976808578295-800x510.jpeg)
![[Review Buku] Tidak Ada Agama Yang Pantas untuk Para Teroris](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2024/06/4a46931625e30e7bc386976808578295-800x510.jpeg)
Bermula dari ide tongkrongan, IBTimes.ID kini berhasil membuktikan dirinya sebagai kanal media keislaman yang mampu mewarnai narasi keberislaman di Indonesia


Yang dulu katanya saling memaafkan, sekarang menjadi pura-pura memaafkan. Semua orang berpura-pura tidak menjadi diri sendiri, sangat disayangkan.


Teosofi tak lain dan tak bukan adalah laku panggilan jiwa bagi orang yang ingin mereguk air spiritualitas di tengah keringnya kehidupan dunia.


Tentu saja sudah seharusnya lembaga pendidikan tidak khawatir dan takut untuk menyelenggarakan program perjumpaan lintas agama di sekolah.


Bagi orang Madura, sarung dan kopiah bukan sekadar aksesoris dan simbol agama, melainkan lebih dari itu, yaitu semacam identitas jati diri.


"Melalui pemahaman yang lebih baik tentang keberagaman agama, kita yakin dapat menciptakan generasi yang lebih terbuka dan toleran."


Dalam hati, saya bergumam, “Moderasi beragama itu sangatlah penting, apalagi di lingkup Perguruan Tinggi Keagamaan."

