



Beberapa tahun belakang, dunia media sosial dipenuhi dengan cerita dan pengalaman masyarakat saat mengerjakan amalan sedekah shubuh. Sedekah subuh adalah bentuk ibadah dengan cara menyisihkan sedikit rezeki pada waktu subuh. Penjelasan diatas terbilang belum memahamkan bagi masyarakat awam. Masyarakat pastilah masih bertanya-tanya mengenai waktu, cara, dan makna utama dari sedekah subuh. Mari kita mengkaji bersama makna dari sedekah shubuh.
Islam mengajarkan kepada umatnya agar senantiasa menolong saudaranya. Bentuk tindakan dari tolong menolong yakni dengan sedekah. Islam tidak memberi batasan waktu dan tempat untuk umat Islam melakukan Sedekah. Karena Islam sangat mengajarkan umatnya untuk selalu berbagi dengan saudaranya. Kapan pun dan dimana pun umat Islam bisa melakukan Sedekah.
Lalu, tren Sedekah subuh berlandaskan apa ? Terdapat hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. “Tidak ada satu Subuh pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa, ‘Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfak’. Sedangkan yang satunya lagi berdoa, ‘Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan hartanya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadits diatas menjelaskan pada waktu shubuh terdapat dua malaikat yang senantiasa mendoakan amal baik manusia. Bentuk amal baik tersebut yakni dengan sedekah.
Yang terpenting dalam melakukan sedekah Subuh adalah waktunya, bukan caranya. Bentuk sedekah bukan hanya berbentuk uang saja, tetapi sedekah subuh bisa berbentuk makanan ataupun barang. Menyalurkan makanan ke tetangga, ataupun pondok pesantren dan panti asuhan bisa menjadi tempat untuk berbagi makanan.
Terpenting waktu pelaksanaan yakni diwaktu shubuh sampai waktu sebelum matahari terbit. Wanita haid atau siapapun yang sedang berhalangan untuk pergi ke masjid dan memasukkan uang ke kotak amal bisa sedekah dengan cara mengumpulkan uang terlebih dahulu didalam kotak kecil dirumah pada waktu subuh. Lalu, uang tadi bisa di berikan kepada yang berhak diwaktu yang telah ditentukan. Tapi ingat waktu untuk memberikan uang sedekah subuh yakni tetap di waktu subuh.
Waktu subuh dikatakan waktu istimewa karena terjadi peralihan waktu dari malam ke pagi dan dari gelap ke terang. Sedekah subuh selain dapat meringankan beban orang lain juga bisa menghapus dosa-dosa, sekaligus terkabulnya permintaan. Karena ketika kita berbagi dengan saudara yang membutuhkan maka malaikat saat itu juga akan mendoakan kita. Mendoakan agar rezeki kita terus mengalir, jadi kita tidak perlu risau dan takut uang kita habis gara-gara sedekah shubuh Allah telah menjanjikan akan menggantikan dengan rezeki yang berlipat-lipat.
Rasulullah juga pernah berpesan jika ingin cepat dikabulkan hajat maka caranya dengan memperbanyak sedekah. Sedekah subuh juga merupakan salah satu tindakan yang bisa meringankan beban seseorang. Dalam sebuah hadits dikatakan, “Barangsiapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain.” (HR. Ahmad).
Sedekah subuh bisa memberikan ketenangan hati bagi mereka yang mau sedekah, mereka juga akan dijauhkan dari siksaan api neraka. Kita sebagai umat Islam haruslah bersedekah secara ikhlas lillahi ta’ala agar sedekah kita khususnya sedekah subuh dapat diterima Allah SWT. Jangan sampai kita sedekah subuh karena ingin menaikkan harga diri pribadi di mata orang lain.
Islam pada hakikatnya tidak memiliki batasan waktu untuk umatnya melakukan sedekah kepada sesama layaknya penjelasan diatas. Namun, memang waktu subuh terkenal karena keistimewaannya. Sedekah subuh rahasianya memiliki keutamaan dan manfaat yang besar :
Begitu besar manfaat yang diperoleh dari sedekah khususnya sedekah subuh. Maka dari itu niatkan untuk selalu menyisihkan uang agar uang tersebut bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan. Orang yang rajin bersedekah ketika dia menghadapi sakaratul maut ia termasuk golongan khusnul khotimah. Sebaliknya, mereka yang kikir dan enggan untuk sedekah mereka termasuk golongan su’ul khotimah. (mmsm)
Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya