






Khutbah Jumat kali ini ini mengajak kita merenungkan kembali tanggung jawab setiap Muslim dalam menjalankan amar makruf nahi mungkar. Membiarkan kemungkaran dan kezaliman bukanlah sikap yang dapat dianggap sepele, sebab sikap abai dapat membuat keburukan terus tumbuh dan dianggap sebagai sesuatu yang lumrah. Melalui khutbah ini, kita diajak memahami pentingnya keberanian untuk menegakkan kebaikan, mengingatkan […]

Di tengah derasnya arus media sosial, seorang muslim perlu bijak memilih aktivitas yang bermanfaat. Khutbah Jumat ini mengajak kita merenungkan hadis Nabi tentang pentingnya meninggalkan hal yang tidak berarti dan mengisi waktu dengan kebaikan. اَلْحَمْدُ لِلّهِ، نَحْمَدُكَ اللَّهُمَّ عَلَى مَا هَدَيْتَنَا لِطَرِيْقِكَ القَوِبْمِ وَفَقَّهْتَنَا فِي دِيْنِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، نُصَلِّى وَنُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الـمُصْطَفَى، وَأَلِهِ وَصَحْبِهِ […]

Menjaga lingkungan bukan sekadar kepedulian sosial, tetapi bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di bumi. Ketika alam rusak, kita semua turut merasakan akibatnya.

Ketika masalah datang dan semua jalan terasa buntu, kepada siapa kita mengadu? Khutbah Jumat ini mengajak kita mengingat kembali bahwa Allah selalu dekat, mendengar doa, dan membuka pintu rahmat bagi hamba-Nya.

Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang penuh dengan kegelisahan dan ketidakpastian. Namun, Islam mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh membiarkan dirinya larut dalam kekhawatiran. Lalu, bagaimana seharusnya kita menyikapi kondisi sulit yang kita hadapi? Marilah kita renungkan bersama melalui khutbah Jumat kali ini. Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang […]

Dalam kaca mata Gus Dur, pluralisme merupakan sebuah pandangan yang menghargai dan mengakui adanya keragaman identitas, seperti suku, agama, ras dan lainnya.

Saya pikir kepentingan patriarki dan kapital yang cerdik menggunakan ikatan emosi ibu dan anak menjadi pangkal untuk kembali mengkerdilkan peran perempuan kembali ke ranah domestic.

Saya mencoba memahami bahwa karena kita memaknai ibu sebagai individu dan ditempatkan dalam peran domestik, dan tidak memaknainya sebagai gerakan pembebasan perempuan yang dimiliki oleh barat, timur, maupun berbagai entitas lainnya.

Hari ini mereka bicara tentang gerakan perempuan. Biarlah! Aku tak memiliki bayangan perempuan tak bersosok. Perempuan yang ada di benakku adalah engkau, Ibu.

Arrahim Podcast episode kali ini menyajikan obrolan tentang "Gus Dur di Mata Anak Muda Tionghoa" bersama Finalis Koko Cici Jatim 2020. Selengkapnya silahkan mari kita simak di channel Youtube ArrahimID Official

Upaya pribumisasi Islam harus dilakukan oleh seluruh komponen masyarakat, agar proses arabisasi tidak semakin massif dan menimbulkan keresahan

Pemahaman Nash tekstualis cenderung melahirkan sikap ekslusif dan ekstremis, dan melahirkan kaum beragama yang primitif.

Saripati dari pemikiran kebangsaan Gus Dur terkait paham kebangsaan NU adalah warisan pemikiran ini bersumber pada ajaran Islam.

Penunjukan bung Karno oleh Kyai Hasyim Asy’ari itu merupakan bukti profesionalitas Nahdlatul Ulama’, yang dinahkodai oleh Kyai Hasyim tersebut tidak memikirkan kepentingan NU lebih dari kepentingan bangsa.

Pribumisasi sebagai perspektif berarti memandang kehadiran (agama) Islam dengan praktik kebudayaan masyarakat sebagai sesuatu yang kontekstual dan sama-sama memiliki arti penting.
