






Khutbah Jumat kali ini ini mengajak kita merenungkan kembali tanggung jawab setiap Muslim dalam menjalankan amar makruf nahi mungkar. Membiarkan kemungkaran dan kezaliman bukanlah sikap yang dapat dianggap sepele, sebab sikap abai dapat membuat keburukan terus tumbuh dan dianggap sebagai sesuatu yang lumrah. Melalui khutbah ini, kita diajak memahami pentingnya keberanian untuk menegakkan kebaikan, mengingatkan […]

Di tengah derasnya arus media sosial, seorang muslim perlu bijak memilih aktivitas yang bermanfaat. Khutbah Jumat ini mengajak kita merenungkan hadis Nabi tentang pentingnya meninggalkan hal yang tidak berarti dan mengisi waktu dengan kebaikan. اَلْحَمْدُ لِلّهِ، نَحْمَدُكَ اللَّهُمَّ عَلَى مَا هَدَيْتَنَا لِطَرِيْقِكَ القَوِبْمِ وَفَقَّهْتَنَا فِي دِيْنِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، نُصَلِّى وَنُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الـمُصْطَفَى، وَأَلِهِ وَصَحْبِهِ […]

Menjaga lingkungan bukan sekadar kepedulian sosial, tetapi bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di bumi. Ketika alam rusak, kita semua turut merasakan akibatnya.

Ketika masalah datang dan semua jalan terasa buntu, kepada siapa kita mengadu? Khutbah Jumat ini mengajak kita mengingat kembali bahwa Allah selalu dekat, mendengar doa, dan membuka pintu rahmat bagi hamba-Nya.

Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang penuh dengan kegelisahan dan ketidakpastian. Namun, Islam mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh membiarkan dirinya larut dalam kekhawatiran. Lalu, bagaimana seharusnya kita menyikapi kondisi sulit yang kita hadapi? Marilah kita renungkan bersama melalui khutbah Jumat kali ini. Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang […]

Tua Guru Sapat merupakan keturunan Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari, melalui jalur nasab ayah dan ibunya. Ia adalah ulama produktif yang menulis banyak karya berbahasa Melayu-Jawi. Tercatat tercatat ada 18 karya yang ia tulis sepanjang kehidupannya.

Pancasila ditempatkan sebagai bintang penuntun yang dinamis dalam merespons dinamika sosial dan global yang kian kompleks.

Masa depan alumni harus dipikirkan oleh kampus. Mari kita mulai pikirkan profil alumni seperti apa yang akan dirumuskan, apakah baru secara konseptual ataukah sudah implementatif.

Ideologi Dahlaniyah dan Muhammadiyah bukan setara, tapi bagaimana jika ideologi Dahlaniyah, diperankan sebagai conduct of moral dalam ber-Muhammadiyah?

Perpustakaan dan pustakawan memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan sebuah universitas menjadi Research University

Sesungguhnya jika kita mengkaji lebih dalam, praktik tradisi yang dilakukan di lingkungan Keraton Ngayogyakarta sangat kental dengan nuansa religius.

Perlu dicatat bahwa sekitar 10-15 persen dari penduduk Saudi adalah pengikut Syiah dari berbagai sekte.

Dari sekian banyaknya kasus pada waria, otoritas agama sebagai agen perubahan seharusnya mulai membuka mata, bahwa waria juga sering menjadi korban kemunkaran, terlepas dari statusnya yang tidak diakui dalam sosio-kultural.
![[Review Film] On Friday Noon: Agama, Seksualitas, dan Waria](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/10/On_Friday_Noon-ft-002_09646abacc795e0c892cdc5d264e3c1e_thumb-825x510.jpg)
Dalam pandangan agama, seorang yang tidak berilmu, al-jāhil, itu mustahil menjadi kekasih (walī) Allah ( يستحيل شرعا أن يكون وليا لله تعالى)

Dengan kondisi psikologis macam begini mana mungkin bisa memimpin umat. Dengan sesama iman saja tak akur, apalagi dengan yang di luar iman
