






Khutbah Jumat kali ini ini mengajak kita merenungkan kembali tanggung jawab setiap Muslim dalam menjalankan amar makruf nahi mungkar. Membiarkan kemungkaran dan kezaliman bukanlah sikap yang dapat dianggap sepele, sebab sikap abai dapat membuat keburukan terus tumbuh dan dianggap sebagai sesuatu yang lumrah. Melalui khutbah ini, kita diajak memahami pentingnya keberanian untuk menegakkan kebaikan, mengingatkan […]

Di tengah derasnya arus media sosial, seorang muslim perlu bijak memilih aktivitas yang bermanfaat. Khutbah Jumat ini mengajak kita merenungkan hadis Nabi tentang pentingnya meninggalkan hal yang tidak berarti dan mengisi waktu dengan kebaikan. اَلْحَمْدُ لِلّهِ، نَحْمَدُكَ اللَّهُمَّ عَلَى مَا هَدَيْتَنَا لِطَرِيْقِكَ القَوِبْمِ وَفَقَّهْتَنَا فِي دِيْنِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، نُصَلِّى وَنُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الـمُصْطَفَى، وَأَلِهِ وَصَحْبِهِ […]

Menjaga lingkungan bukan sekadar kepedulian sosial, tetapi bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di bumi. Ketika alam rusak, kita semua turut merasakan akibatnya.

Ketika masalah datang dan semua jalan terasa buntu, kepada siapa kita mengadu? Khutbah Jumat ini mengajak kita mengingat kembali bahwa Allah selalu dekat, mendengar doa, dan membuka pintu rahmat bagi hamba-Nya.

Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang penuh dengan kegelisahan dan ketidakpastian. Namun, Islam mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh membiarkan dirinya larut dalam kekhawatiran. Lalu, bagaimana seharusnya kita menyikapi kondisi sulit yang kita hadapi? Marilah kita renungkan bersama melalui khutbah Jumat kali ini. Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang […]

Islamophobia terang-terangan menyebabkan Islam tersudutkan. Fenomena ini bukanlah hal baru. Ia pada dasarnya sudah muncul sejak akhir abad ke-18 silam

Kami menyampaikan apresiasi kepada Pokja Implementasi Moderasi Beragama, di mana sejak ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, secara intensif mengawal produk produk moderasi termasuk terwujudnya buku ini. Berikut Link Download Buku Tersebut.

Program Dai Bersertifikat Segera Bergulir. Begini penjelasan Menteri Agama.

Buku-buku yang Menghakimi Ritual Nahdliyyin. Buku ini terbit di Surabaya. Berikut daftar dan sinopsisnya.

Dalam Tafsir al-Ibriz, KH Bisri Mustofa ingin menampakkan bahwa ada rasa cinta di dalam diri Rasulullah terhadap tanah air, rasa kebangsaan (nasionalisme) tidak akan berarti tanpa dibuktikan oleh cinta tanah air.

Bahasa Jawa yang digunakan oleh KH Bisri Mustofa dala Tafsir al-Ibriz berkisar pada dua hierarki: bahasa ngoko (kasar) dan bahasa kromo (halus).

Berdasarkan dimensi keberagaman yang dikembangkan El-Menouar itu, keberagaman baru (new normal) senyatanya tidak akan menimbulkan terjadinya gejolak atau tidak akan berpengaruh signifikan dalam terjadinya degradasi keberagamaan, terutama dalam hal-hal yang substantif.

[Resensi Buku] Corona Ujian Tuhan, Sikap Muslim Menghadapinya Karya Prof. M. Quraish Shihab
![[Resensi Buku] Pandemi, Problem Kemanusiaan dan Keberagamaan](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/08/Untitled-design-69-1-825x510.png)
Beberapa Ideologi Ini Anti NKRI, Berikut Daftarnya

Masyarakat Madura yang melakukan tradisi perjodohan pada anaknya bertujuan agar hubungan kekeluargaan tetap terjalin, tidak putus dan tidak jauh dan menjaga anak-anak mereka agar tidak terjerumus kepada pergaulan negatif
