






Khutbah Jumat kali ini ini mengajak kita merenungkan kembali tanggung jawab setiap Muslim dalam menjalankan amar makruf nahi mungkar. Membiarkan kemungkaran dan kezaliman bukanlah sikap yang dapat dianggap sepele, sebab sikap abai dapat membuat keburukan terus tumbuh dan dianggap sebagai sesuatu yang lumrah. Melalui khutbah ini, kita diajak memahami pentingnya keberanian untuk menegakkan kebaikan, mengingatkan […]

Di tengah derasnya arus media sosial, seorang muslim perlu bijak memilih aktivitas yang bermanfaat. Khutbah Jumat ini mengajak kita merenungkan hadis Nabi tentang pentingnya meninggalkan hal yang tidak berarti dan mengisi waktu dengan kebaikan. اَلْحَمْدُ لِلّهِ، نَحْمَدُكَ اللَّهُمَّ عَلَى مَا هَدَيْتَنَا لِطَرِيْقِكَ القَوِبْمِ وَفَقَّهْتَنَا فِي دِيْنِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، نُصَلِّى وَنُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الـمُصْطَفَى، وَأَلِهِ وَصَحْبِهِ […]

Menjaga lingkungan bukan sekadar kepedulian sosial, tetapi bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di bumi. Ketika alam rusak, kita semua turut merasakan akibatnya.

Ketika masalah datang dan semua jalan terasa buntu, kepada siapa kita mengadu? Khutbah Jumat ini mengajak kita mengingat kembali bahwa Allah selalu dekat, mendengar doa, dan membuka pintu rahmat bagi hamba-Nya.

Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang penuh dengan kegelisahan dan ketidakpastian. Namun, Islam mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh membiarkan dirinya larut dalam kekhawatiran. Lalu, bagaimana seharusnya kita menyikapi kondisi sulit yang kita hadapi? Marilah kita renungkan bersama melalui khutbah Jumat kali ini. Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang […]

Tidak cukup di sini, hijab dan jilbab juga menjadi alat ukur tingkat kesalehan seorang perempuan. Fenomena ini memberikan stigma bahwa perempuan yang tidak menggunakan hijab bukanlah perempuan yang saleh.
![[Resensi Buku] Menyoal Batasan Hijab dan Jilbab Perempuan](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/model-2288068_1280-825x510.jpg)
"Ketika engkau sakit gigi pertama kali, engkau datang bergantung kepada-Ku, maka Aku pun menyembuhkanmu. Tapi yang kedua kali, engkau langsung datang bergantung pada daun itu, bukan kepada-Ku.”

Modul ini sudah terbit dengan tajuk "Membangun Karakter Moderat: Modul Penguatan Nilai Moderasi Beragama pada RA-MI dan MTs-MA".

Jika sedikit saja ada perasaan terburu-buru, permohonan itu tidak akan dikabulkan Allah. Doa dengan harapan terkabulnya permohonan secara terburu-buru berarti mendikte Allah. Pula ia bertindak sebagai manusia Maha di atas Mahakuasanya Allah.
![[Khutbah Jumat] Menjadi Muslim yang Selalu Berusaha dan Berdoa](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/berdoa-kepada-selain-allah.jpg)
Esensi berislam adalah ''bertauhid" dan diantara manifestasi tauhid tentu menyebarkan kasih sayang dan berusaha dengan teguh untuk mencapai keadilan sosial, bukan hanya untuk umat Islam, namun untuk seluruh umat manusia.

Kang Madari berjalan dengan santai menuju bangunan paling atas Masjid, berdiri tepat di sebelah kubah. Orang-orang yang menyaksikan mulai mlongo, semua mata tertuju pada sosok Kang Madari yang kabarnya mau terbang.

Unduh Buku Saku Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 di sini.

Siapa yang menjalankan kekuasaan pada sistem yang menganut Kedaulatan Tuhan dan Kedaulatan Rakyat? Jawabnya sama: “diwakilkan”.

Jelang Hari Raya Idul Adha, Kementerian Agama RI akan kembali menggelar sidang isbat (penetapan) awal Zulhijjah 1441H.

Optimisme seketika menyeruak untuk kesembuhan suamiku. Meski untuk ukuran sakitnya jarang yang bisa lolos dari lubang maut.
![Hingga Ujung Nyawa [2]: Secercah Sinar Harapan](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/06/just-for-you-825x510.jpg)