Tradisi Beragama dalam Peradaban Planetari
Disadari atau tidak, mereka yang menjadi influencer di dunia maya yang berdasarkan jumlah followers (pengikut), akan menjadi penyampai misi-misi teologis bagi generasi baru dalam memandang dunia spiritual. Orang yang berpengaruh bukan karena kualitas dan otoritas ilmu pengetahuan, tetapi dilihat dari berapa jumlah pengikut dalam media sosial.







![Solidaritas Filantropis di Masa Pandemi Covid-19 [1]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/04/038397100_1493095419-Filantropi.jpg)

![Tadarus Litapdimas [5]: Membela Manusia dalam Perspektif Teks Keagamaan](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/04/politics-religion-1516033282-3819-800x510.jpg)
![Tadarus Litapdimas [4]: Beragama untuk Manusia](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/04/images-3.png)
