Mencegah Persebaran Paham Radikalisme
Sinergi organisasi masyarakat, penguatan pengetahuan berbasis kebangsaan dan spirit kebangsaan tokoh kemasyarakatan adalah faktor penting yang dapat mencegah tumbuhnya bibit-bibit radikalisme.
Sinergi organisasi masyarakat, penguatan pengetahuan berbasis kebangsaan dan spirit kebangsaan tokoh kemasyarakatan adalah faktor penting yang dapat mencegah tumbuhnya bibit-bibit radikalisme.


Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Arskal Salim mengungkapkan, semua pihak baik direktorat PTKI, pimpinan maupun para dosen PTKI telah menunjukkan antusias yang tinggi dalam melakukan proses integrasi keilmuan di kampus-kampus Islam. Namun ia mengingatkan perlunya kolaborasi antara prodi atau dosen agama dan umum agar proses integrasi ini dapat berjalan dengan baik. “Tidak mungkin integrasi […]


Pada Tadarus litapdimas episode ke-3 kali ini, kita belajar bagaimana mengoptimalkan teknologi dalam Pendidikan Islam dengan menghadirkan 2 orang presenter, yaitu Dr. Budiyono Saputro, M.Pd dari IAIN Salatiga dan Dr. Rado Yendra, M.Sc dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Kedua presenter bersepakat bahwa agama dan teknologi harus dapat diintegrasikan dengan agama, dan pendidikan agama sudah […]


Melalui teknologi ini doa singkat tertentu dapat dinikmati seolah-olah seperti menonton film animasi 4 dimensi


Salah satu pilar solidaritas yang dapat menyatukan di era pandemi Covid-19 adalah gerakan filantropi. Ia akan menjadi penyanggah masyarakat dalam meringankan berbagai himpitan sosial dan ekonomi saat ini.
![Solidaritas Filantropis di Masa Pandemi Covid-19 [1]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/04/038397100_1493095419-Filantropi.jpg)
![Solidaritas Filantropis di Masa Pandemi Covid-19 [1]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/04/038397100_1493095419-Filantropi.jpg)
Tidak ada yang salah dengan ketaatan dalam beragama. Namun, tak perlu menanggalkan rasio, karena rasio adalah perangkat yang dikaruniakan Tuhan kepada manusia untuk menyelesaikan masalah-masalah di dunia.


Buku Dari Membela Tuhan ke Membela Manusia: Kritik Atas Nalar Agamaisasi Kekerasan” yang akan didiskusikan dalam “Tadarus Litabdimas” kali ini (28 April 2020) dilatari oleh pengamatan dan refleksi penulis atas kehidupan beragama di dunia dan di Indonesia khususnya yang ditandai dengan kekerasan, baik kekerasan wacana seperti menuduh orang lain kafir, musyrik, mubdi’, thaghut maupun kekerasan […]
![Tadarus Litapdimas [5]: Membela Manusia dalam Perspektif Teks Keagamaan](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/04/politics-religion-1516033282-3819-800x510.jpg)
![Tadarus Litapdimas [5]: Membela Manusia dalam Perspektif Teks Keagamaan](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/04/politics-religion-1516033282-3819-800x510.jpg)
Bila otoritas keagamaan roboh, maka konsekuensinya sangat fatal. Kekacauan akan terjadi di ranah keagamaan. Sayangnya lagi, otoritas baru sebagai pengganti otoritas lama belum hadir.
![Tadarus Litapdimas [4]: Beragama untuk Manusia](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/04/images-3.png)
![Tadarus Litapdimas [4]: Beragama untuk Manusia](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/04/images-3.png)
Ada sebuah meme yang mengilustrasikan para pemimpin agama mengerumuni dokter meminta tolong dari serangan makhluk jahat bernama Corona. Meme ini adalah meme satir yang menunjukkan lemahnya peran kaum agamawan dalam menghadapi wabah penyakit. Mereka berebut mencari selamat dari seorang dokter yang sedang berpikir keras mencari vaksin pembunuh virus kejam itu. Penyakit fisik memang spesialisasi dokter […]


Biasanya, menjelang dan selama bulan Ramadan, peristiwa sweeping terhadap warung makan oleh ormas keagamaan kerap terjadi. Mereka yang melakukan ini umumnya menggunakan dalih Amar Makruf Nahi Munkar. Terkait dengan hal itu, saya kira ada pemahaman yang perlu direvisi atas pemaknaan hadis yang menjelaskan dalil amar makruf nahi munkar. Hadis tersebut diriwayatkan oleh Abu Said al-Khudri […]

