Radikalisme No, Moderatisme Yes
Moderasi beragama adalah upaya mengembalikan pemahaman dan praktik beragama agar sesuai dengan esensinya, yakni untuk menjaga harkat, martabat, dan peradaban manusia.
Moderasi beragama adalah upaya mengembalikan pemahaman dan praktik beragama agar sesuai dengan esensinya, yakni untuk menjaga harkat, martabat, dan peradaban manusia.

Melihat isi tas itu, mengingatkanku pada akhir hayat dari Sinan bin Anas bin Amr Nakhai, Khawali bin Yazid, dan Shamir bin Dzil Jawsan. Orang-orang yang tanpa ampun mengorok serta menyiksa cucu Nabi saw.
![[Cerpen] Pengantin Surga](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/09/Untitled-design-1-1-825x510.png)
Santri tingkat pertama [dīnīyah awwalīyah] tidak mungkin diajari paham Shī‘ah atau Mu‘tazilah, sebagaimana mereka juga tidak diperkenankan untuk mempelajari paham-paham Islam radikal.

Meskipun Pancasila sering dibicarakan di banyak forum, nyatanya terkadang hanya sekadar omdo (omong kosong). Praktik secara nyata masih sangat minim terealisasi.

Bagaimana kesiapan sekolah dan perguruan tinggi Islam dalam menangkal radikalisme yang sudah cukup lama merengsek ke institusi pendidikan?

Koordinator Peneliti PPIM UIN Jakarta, Arif Subhan, menuturkan, hasil penelitiannya tidak berarti menggeneralisir bahwa Homeschooling radikal, tetapi berpotensi menyuburkan paham radikalisme.

Sinergi organisasi masyarakat, penguatan pengetahuan berbasis kebangsaan dan spirit kebangsaan tokoh kemasyarakatan adalah faktor penting yang dapat mencegah tumbuhnya bibit-bibit radikalisme.

Bila otoritas keagamaan roboh, maka konsekuensinya sangat fatal. Kekacauan akan terjadi di ranah keagamaan. Sayangnya lagi, otoritas baru sebagai pengganti otoritas lama belum hadir.
![Tadarus Litapdimas [4]: Beragama untuk Manusia](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/04/images-3.png)
Menteri Agama yang baru, Fachrul Razi, menyatakan akan mengkaji pelarangan cadar. Dia melontarkan gagasan pembatasan penggunaan niqāb (cadar) dan celana cingkrang di instansi pemerintahan, sipil, dan militer. Apa tujuannya? Tujuan Menag adalah untuk menangkal radikalisme. DPR pun bereaksi, politikus DPR dari PAN dan PKS menyayangkan gagasan tersebut dan akan mempertanyakan dalam rapat kerja bersama Menag. […]
