Khutbah Jumat: Kriteria Pemimpin Ideal
Pemimpin yang ideal harus memiliki kapabilitas (kecakapan dalam hal kepemimpinan) dan integritas (teguh pada prinsip dan amanah).
Pemimpin yang ideal harus memiliki kapabilitas (kecakapan dalam hal kepemimpinan) dan integritas (teguh pada prinsip dan amanah).


Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Mukmin, maka Allah melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat.


Kita diciptakan menjadi orang yang berbeda-beda dan unik. Jika Tuhan menghendaki seluruh manusia sama, Dia pasti akan melakukannya. Maka, sikap tidak menghormati perbedaan dan memaksakan pemikiran kepada orang lain merupakan pelecehan terhadap “rencana agung” Tuhan.


Jika kita beragama dengan benar, berbangsa dengan benar, dan bernegara dengan benar, maka hidup kita menjadi lebih bahagia dan produktif.


cinta kepada Allah adalah tujuan utama dan tertinggi dari seluruh derajat atau level spiritualitas.


Kehendak Allah kepada diri kita merupakan kejadian yang telah berlangsung, tidak dapat dihindarkan, dan tidak diketahui sebelumnya.


Orang yang semakin banyak berqurban itu artinya semakin luhur derajat akhlak, moral dan emosionalnya. Sebaliknya, orang yang semakin sedikit berqurban berarti semakin luntur atau bahkan kehilangan keluhuran akhlaknya.
![[Khutbah Idul Adha] Hakikat Berkorban di Masa Pandemi](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/Untitled-design-38-825x510.png)
![[Khutbah Idul Adha] Hakikat Berkorban di Masa Pandemi](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/Untitled-design-38-825x510.png)
[Naskah Khutbah Idul Adha] Selembar Kisah Abadi: Pengorbanan Suci dan Cinta Sejati
![[Khutbah Idul Adha] Selembar Kisah Abadi: Pengorbanan Suci dan Cinta Sejati](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/Untitled-design-38-825x510.png)
![[Khutbah Idul Adha] Selembar Kisah Abadi: Pengorbanan Suci dan Cinta Sejati](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/Untitled-design-38-825x510.png)
Di masa pandemi Corona ini, kiranya nilai kesabaran dalam menghadapi cobaan seperti yang ditunjukkan oleh Nabi Ibrahim relevan untuk kita tiru.
![[Khutbah Idul Adha] Pengorbanan Nabi Ibrahim dan Perjuangan Kita Melawan Covid-19](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/ezgif-2-87baa0d7cffb-825x510.png)
![[Khutbah Idul Adha] Pengorbanan Nabi Ibrahim dan Perjuangan Kita Melawan Covid-19](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/ezgif-2-87baa0d7cffb-825x510.png)
Jika sedikit saja ada perasaan terburu-buru, permohonan itu tidak akan dikabulkan Allah. Doa dengan harapan terkabulnya permohonan secara terburu-buru berarti mendikte Allah. Pula ia bertindak sebagai manusia Maha di atas Mahakuasanya Allah.
![[Khutbah Jumat] Menjadi Muslim yang Selalu Berusaha dan Berdoa](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/berdoa-kepada-selain-allah.jpg)
![[Khutbah Jumat] Menjadi Muslim yang Selalu Berusaha dan Berdoa](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/berdoa-kepada-selain-allah.jpg)