“Menara Kudus: Riwayat Sebuah Penerbit” Menyelami Studi Perkembangan Islam melalui Perspektif Baru (1)
Penerbit Menara Kudus menjadi salah satu pihak yang memegang kunci dalam perkembangan Islam tradisionalis melalui media cetak
Penerbit Menara Kudus menjadi salah satu pihak yang memegang kunci dalam perkembangan Islam tradisionalis melalui media cetak

Kekuatan fandom yang ‘Candu Ikatan Cinta’ memegang peran besar terhadap keberlajutan drama Ikatan Cinta maupun pemeran yang terlibat di dalamnya.

Konstruktivisme menolak adanya kebenaran universal yang diyakini ada begitu saja.

Perintah pertama tentang membaca mengajarkan kita bahwa manusia akan mencapai puncak kesuksesannya, baik kesuksesan duniawi maupun ukhrawi.

Perempuan harus melepaskan diri dari segala unsur penyekutuan yang merupakan dosa besar dan menodai kesucian hubungannya dengan Allah.

Islam Nusantara adalah hasil dari perjalanan sejarah panjang, keberadaanya tidak hanya mutakhir dan jaya di masanya yang sudah lawas, namun terus relevan hingga saat ini.

Persepsi tentang Islam Nusantara sebagai bentuk pengamalan terhadap Islam yang ramah, reputasinya benar-benar terjaga hingga saat ini

Kehadiran IAIN BIMA yang secara khusus menggerakkan studi keagamaan Islam (Islamic studies) sebagaimana kebutuhan masyarakat Muslim Bima dan masyarakat multikultural di sekitarnya

Perjuangan (jihad) dalam bentuk perang atau yang lain pun kemudian dicatat oleh Ashgar dalam konteks sejarah, bahwa harus dibedakan antara perang menyebarkan agama (ideologi atau kekuasan) dengan perang sekedar untuk mempertahankan diri.
![Pembebasan Targeryan dalam Game of Throne Berbeda dengan Strategi Pembebasan Islam [Resensi]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2021/03/Targryan.jpg)
Islam moderat tidak akan tumbuh dari watak fanatisme, yang segala sesuatu dilakukan atas cinta yang berlebihan terhadap suatu kelompok, malah hal yang demikian secara tidak langsung menjatuhkan marwah Islam itu sendiri
