Demokrasi

Hamka dan Etika Politik Para Politisi Kita

Hamka mengatakan bahwa harga seseorang terletak pada pribadinya. Seseorang dinilai baik dan buruk dilihat dari konsistensi pribadinya. Kemerosotan bangsa ini terlihat jelas ketika banyak orang bukan ahlinya memegang suatu jabatan dalam kekuasaan.

H. Agus Salim: Pergulatan Demokrasi, Dinamika Islam, dan Islam-Politik

Baginya, demokrasi adalah suara rakyat, sehingga partai politik jangan sampai berpikir untuk kepentingan kelompoknya saja. Maka dari itu, pendidikan bagi rakyat dan penggalian pemahaman terkaiat politik sangat dibutuhkan, supaya aspirasinya tersampaikan ke atas, yaitu kepada pihak pemerintahan yang diamanahkan oleh masyarakat. Bukan sebaliknya, seperti yang saat itu−─anehnya, masih berjalan sampai sekarang−─berlangsung di PSII maupun partai lain. (Agus Salim, 2004: 113)

Lihat Postingan Lainnya

Arrahim.id merupakan portal keislaman yang dihadirkan untuk mendiseminasikan ide, gagasan dan informasi keislaman untuk menyemai moderasi berislam dan beragama.