Mudahnya Panggung Dakwah untuk Mualaf di Indonesia
Saat seseorang memutuskan berpindah agama, kontestasi kosakata hidayah dan murtad selalu mengitari dinamika perjalanan spiritual (baca: agama) seseorang.
Saat seseorang memutuskan berpindah agama, kontestasi kosakata hidayah dan murtad selalu mengitari dinamika perjalanan spiritual (baca: agama) seseorang.


Dalam sebuah penelitian mengenai komunitas #Yukngaji di wilayah Yogyakarta, disebutkan bahwa komunitas #YukNgaji adalah sayap dan jaringan informal baru HTI


Mereka berani bicara poligami karena lagi di luar rumah. Tidak ada istri. Bicara poligami itu mengasyikkan. Mencari kesenangan verbal. Karena mempraktikkannya susahnya luar biasa. Stresnya luar biasa. Bebannya luar biasa. Biayanya luar biasaKecuali orang-orang yang sudah hijrah.


“saya tidak mau hanya bermain di pinggir pantai yang dangkal namun saya akan menuju ke tengah samudera dan menyelami bagian terdalam dari samudera”.


Alih-alih progresif, kaum “muhajirin milenial” ini justru terjerembab dalam pemikiran dan keberislaman yang konservatif. Bahkan, sebagiannya terjatuh dalam tafsir dangkal dan terburu-buru terhadap teks-teks keagamaan.


Munculnya sekelompok besar orang yang memiliki pola hidup “bersyariah” yang cukup kuat ini disambut dengan antusias oleh kapitalisme/modal dengan menyediakan kebutuhan atribut keberislaman.


Sejatinya setiap saat seorang Muslim harus terus berproses menjadi lebih baik tanpa mesti merasa telah menjadi yang terbaik.

