Buya Syafii dan Masa Depan Umat Islam Indonesia
Buya Syafii mengatakan bahwa umat Islam harus terbebas dari belenggu masa lalu untuk bisa memberi rahmat bagi semesta.
Buya Syafii mengatakan bahwa umat Islam harus terbebas dari belenggu masa lalu untuk bisa memberi rahmat bagi semesta.


Bagi NU NKRI merupakan suatu bentuk final dari sistem kebangsaan di negara ini


Prof Masdar Hilmy membahas soal sejarah dan karakteristik Islam di Indonesia.
![[Podcast] Gak Ada NU, Gak Ada Islam (di) Indonesia // Prof Masdar Hilmy, MA, Ph.D](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2021/10/masdar.png)
![[Podcast] Gak Ada NU, Gak Ada Islam (di) Indonesia // Prof Masdar Hilmy, MA, Ph.D](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2021/10/masdar.png)
Padahal jika mau belajar lebih, Tayip bisa menemukan titik temu tradisi Islam Nusantara dan Islam Rumi-Anatolia


"Surga di dunia bukanlah Suriah ataupun Libanon. Akan tetapi ada di Jawa! Siapapun yang melihatnya akan mengetahui bahwa saya berkata benar". Demikian pernyataan Ali Thanthawi, penyair kenamaan asal Suriah dalam karyanya Fī Indūnisīyā yang terbit tahun 1960-an.
![[Resensi Buku] Surga Dunia Bukanlah Suriah atau Libanon, Tapi Indonesia](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/08/Untitled-design-1-1-825x510.png)
![[Resensi Buku] Surga Dunia Bukanlah Suriah atau Libanon, Tapi Indonesia](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/08/Untitled-design-1-1-825x510.png)
Seandainya Fazlur Rahman masih hidup dan ditanyakan kembali kepadanya mengenai optimismenya tentang Islam Indonesia yang moderat, maka saya tidak terlalu yakin kalau dia masih konsisten dengan ramalannya itu.


Esensi berislam adalah ''bertauhid" dan diantara manifestasi tauhid tentu menyebarkan kasih sayang dan berusaha dengan teguh untuk mencapai keadilan sosial, bukan hanya untuk umat Islam, namun untuk seluruh umat manusia.

