Mengelola Kelompok “Sempalan Agama”
Kelompok sempalan agama bisa menjelma menjadi kelompok agama transnasional. Biasanya mereka mendapat dukungan politik, dana, dan sumber daya yang besar dan mumpuni
Kelompok sempalan agama bisa menjelma menjadi kelompok agama transnasional. Biasanya mereka mendapat dukungan politik, dana, dan sumber daya yang besar dan mumpuni


Menjadi Jawa Muslim, atau Muslim yang nJawani bagi saya indah. Tetap berpijak pada tradisi, sekaligus bernafas dengan nilai Islam.


Islam datang ke suatu daerah dan berkembang di tengah-tengah kehidupan masyarakat dalam keadaan tidak hampa budaya. Dalam keadaan yang demikian, proses akulturasi pasti terjadi


Sudah sejak zaman purba, era pra-sejarah, manusia mengaitkan (sejumlah) batu, baik yang berukuran besar maupun kecil, dengan kesucian, maka tak perlu heran jika ada batu-batu tertentu yang menyandang status suci/sakral, dan karena itu mereka hormati.


Imam Junaid Al-Baghdadi mengatakan bahwa Tauhid adalah keluar dari kesempitan bentuk-bentuk temporal menuju ke hamparan luas keabadian dan kekekalan.


Orang yang bertakwa akan selalu jujur dan mampu memegang amanah yang diberikan oleh orang lain kepadanya. Dia tidak mencari cara bagaimana cara menipu atau "menikung" orang yang mempercayainya.


Resensi Buku Judul Buku: Islam & Sistem Perbankan di Timur Tengah dan Indonesia. Penulis: Sumanto Al Qurtuby, Dkk. Penerbit: eLSA Press
![[Resensi Buku] Kecenderungan Simbolik Masyarakat Indonesia](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/08/Untitled-design-18-825x510.png)
![[Resensi Buku] Kecenderungan Simbolik Masyarakat Indonesia](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/08/Untitled-design-18-825x510.png)
Penyuluh Agama Islam Harus Sebarkan Konten Moderasi Beragama


Seorang hakim tidak dapat lepas dari tuntutan keadilan seperti yang dikemukakan oleh sebuah hadis; “idrā’ al-hudūd bi al-syubuhāt” yang memberikan pesan jika seorang hakim ragu-ragu tentang kesalahan seorang terdakwa.
![Ngaji Gus Dur [2]: Bagaimana Negara Membangun Rasa Keadilan?](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/08/Untitled-design-62-825x510.png)
![Ngaji Gus Dur [2]: Bagaimana Negara Membangun Rasa Keadilan?](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/08/Untitled-design-62-825x510.png)
Manusia dalam pandangan Islam mempunyai kemerdekaan dalam memilih apa yang dikehendaki, bahkan dalam hal memilih agama yang diyakini

