Sudahkah Masjid Kita Ramah Terhadap Disabilitas?
Untuk menggalakkan masjid yang ramah disabilitas, peran ulama sangat dibutuhkan.
Untuk menggalakkan masjid yang ramah disabilitas, peran ulama sangat dibutuhkan.


Kalau memang kita punya komitmen menghentikan pandemi, semua memang harus kooperatif, masjid sudah ditutup, pasar kapan ikut tertib?


Para tokoh agama memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan bahwa para takmir masjid dan pemerintah mempunyai kewajiban untuk memfasilitasi penyandang disabilitas sehingga mereka dapat terpenuhi haknya untuk beribadah di masjid


Melalui gerakan "Masjid Merdeka (Moderat dan Berwawasan Kebangsaan)", para Takmir Masjid di wilayah Solo Raya berkomitmen untuk menyebarkan paham Islam yang moderat, rahmatan lil alamin, menjunjung tinggi toleransi dan menghargai perbedaan.


“Wahai Rasulallah, saya lelaki buta, rumah jauh dari masjid, dan tak memiliki penuntun jalan yang layak. Apakah saya memiliki keringanan untuk tak salat di masjid?


Masjid di zaman Rasulullah tidak melulu sebagai tempat ibadah, namun juga memainkan salah satu peran pemberdayaan masyarakat dalam bidang ekonomi


"Keutamaan berjemaah (termasuk Jumatan) tetap akan didapat jika orang tersebut berniat akan melakukannya andaikan tidak ada uzur" (I'ānat al-Tālibīn, 2/61)
![Benarkah Masjid Tempat Selamat dari Penularan Covid-19? [Bagian 2]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/05/صلاة-التراويح-799x449-1.jpg)
![Benarkah Masjid Tempat Selamat dari Penularan Covid-19? [Bagian 2]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/05/صلاة-التراويح-799x449-1.jpg)
Saya tidak menakut-nakuti supaya tidak datang ke masjid, namun dalam kondisi seperti ini keselamatan manusia harus lebih diprioritaskan.
![Benarkah Masjid Tempat Selamat dari Penularan Covid-19? [Bagian 1]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/04/صلاة-التراويح-799x449-1.jpg)
![Benarkah Masjid Tempat Selamat dari Penularan Covid-19? [Bagian 1]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/04/صلاة-التراويح-799x449-1.jpg)
Kita harusnya menyadari bahwa terlalu banyak masjid yang dijadikan sebagai termpat berlindung bagi tradisi kekerasan verbal yang diusung oleh orang-orang yang mengalami situasi frustrasi politik.

