Khutbah Jumat: Selektif Memilih Guru di Era Media Sosial
Khutbah Jumat tentang pentingnya selektif memilih idola dan guru berdasarkan ilmu, akhlak, dan istiqamah di era media sosial.
Khutbah Jumat tentang pentingnya selektif memilih idola dan guru berdasarkan ilmu, akhlak, dan istiqamah di era media sosial.


Ada pagi yang terasa begitu berat dan malam dengan pikiran yang terus berputar yang terus mengulang kekhawatiran. Ada senyum lebar yang dipajang di layar ponsel, kontras dengan riyuhnya isi kepala. Terkesan berlebihan, tetapi menjadi realitas yang dialami oleh generasi yang menurut William Straus dan Neil Howe lahir pada tahun 1997-2012 atau sering kita kenal sebagai […]


Media sosial kini menjadi ruang berbagi kebaikan, namun juga melahirkan praktik pamer sedekah. Artikel ini membahas fenomena tersebut menurut hukum Islam, termasuk riya’, tadlis, dan pengaruhnya terhadap kepercayaan masyarakat.


Dakwah Islam di era digital memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi efektif untuk menyebarkan nilai Islam secara santun dan bijak


Fenomena FOMO di era media sosial kerap membuat seseorang gelisah dan sulit merasa cukup. Artikel ini membahas FOMO dalam perspektif Islam serta pentingnya qana’ah agar hidup lebih tenang dan tidak terjebak perbandingan sosial


Era digital saat ini telah melahirkan banyak transformasi besar dalam cara seseorang memandang, memahami dan mengakses otoritas keagamaan. Dulu, jika orang ingin belajar atau mendapatkan pengajaran agama, biasanya mereka mendapatkannya melalui mimbar mesjid, majelis taklim, ataupun langsung menghadap pada ahlinya, para ulama. Namun, hadirnya internet dan media sosial menambah ruang aspek baru bagi otoritas keagamaan […]


Kutipan hadis kian viral di media sosial. Artikel ini menegaskan pentingnya takhrij hadis untuk menjaga keaslian, validitas, dan amanah ilmiah sunnah Nabi.


Akun Instagram @pemudahijrah_indonesia bukan semata ruang dakwah digital. Ia telah menjelma menjadi lanskap budaya baru, tempat keberagamaan diekspresikan sebagai gaya hidup yang estetis, personal, dan sarat afeksi. Di sana, “hijrah” tak lagi sekadar menandai peralihan spiritual, melainkan juga sebuah pertunjukan identitas. Penuh warna, penuh inspirasi, dan tentu saja—sangat instagramable. Dalam ruang visual yang rapi dan […]


Sosialisasi agama membantu mengawasi penggunaan media digital, mengajarkan anak-anak menggunakan sosial media dengan bijak, dan memahami etika berinternet.


Media sosial menjadi alat yang memungkinkan orang untuk menampilkan “panggung depan” dan “panggung belakang” mereka, yang berdampak pada bagaimana mereka dilihat oleh orang lain dan bagaimana mereka membangun identitas,

